DIALEKSIS.COM | Jakarta - Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung.
Pengamanan dilakukan melalui Operasi Garuda Bhakti 2026 selama 16 hari, mulai 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Turnamen tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dengan diikuti delapan negara.
Waastamaops Kapolri Irjen Pol. Laksana mengatakan pengamanan melibatkan TNI, kementerian dan lembaga terkait, serta PSSI.
"Polri melaksanakan kegiatan ini harus melakukan tindakan yang profesional dan berkoordinasi dengan lintas sektoral. Polri tidak menggelar kegiatan ini secara mandiri," ujar Laksana saat memimpin apel kesiapan di Polda Metro Jaya, Senin (21/9/2026).
Pengamanan mencakup sejumlah lokasi, mulai dari bandara, hotel kontingen, tempat latihan, jalur mobilitas, hingga stadion pertandingan.
Laksana juga meminta masyarakat ikut menjaga ketertiban selama turnamen berlangsung.
"Kami all out dari Kepolisian Republik Indonesia. Namun, apabila kita tidak dibantu oleh masyarakat untuk menjaga ketertiban, kita tidak akan bisa melaksanakan kegiatan ini dengan bagus," katanya. [*]
Share berita ini