Safaruddin Wajibkan SKPK Abdya Berinovasi, Puskesmas Harus Punya Security

DIALEKSIS.COM | Blangpidie - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mewajibkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) memiliki inovasi untuk mempercepat pelaksanaan program dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Hal itu disampaikan Safaruddin dalam pertemuan coffee and media di GNI Coffee, Blangpidie, Sabtu (7/11/2026). Ia meminta setiap SKPK merancang dan mengelola sistem inovasi sendiri sesuai kebutuhan instansi masing-masing.

"Semua SKPK itu saya wajibkan untuk punya inovasi, merancang inovasi sendiri. Jadi ada sebuah sistem yang mereka bangun, yang mereka kelola, itu mempercepat kegiatan-kegiatan dan kebijakan yang mereka punya," kata Safaruddin.

Sejumlah inovasi yang telah berjalan di antaranya SIERDEKA yang dikembangkan Bapperida dan SIPENA oleh BKPSDM. Sistem tersebut diharapkan mempermudah sekaligus mempercepat pelayanan dan pengelolaan administrasi pemerintahan.

Selain mendorong inovasi di lingkungan SKPK, Safaruddin juga menyoroti peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya di rumah sakit dan Puskesmas.

Ia mengatakan, pengelolaan anggaran rumah sakit kini lebih diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan. Menurutnya, pelayanan RSUD Abdya telah mengalami perkembangan dibandingkan sebelumnya, meski masih membutuhkan pembenahan.

"Dari senyum saja dulu lah. Dari senyum saja sudah jauh lebih berkembang dalam hal pelayanan," ujarnya.

Safaruddin mengakui peningkatan pelayanan belum sepenuhnya memenuhi harapan. Keterbatasan sumber daya manusia dan kebiasaan kerja lama masih menjadi tantangan yang perlu dibenahi.

Puskesmas Wajib Punya Security pada 2027

Persoalan keamanan di fasilitas kesehatan juga menjadi perhatian Bupati Abdya. Ia menegaskan, mulai 2027 seluruh Puskesmas di wilayah tersebut wajib memiliki petugas keamanan.

"Makanya tahun 2027 tidak ada lagi Puskesmas yang tidak ada security-nya," tegasnya.

Kebijakan itu ditujukan untuk menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang aman dan nyaman. Dengan demikian, tenaga kesehatan dapat lebih fokus menangani pasien, sementara masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih baik.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Plt Sekretaris Daerah Abdya Amrizal, Kadis Kominsa Ubairizal, Kabag Prokopim Darmawan Saputra, Sekretaris PWI Abdya Syafrizal, Ketua Badan Pewarta Ceurana Nazli ND, serta sejumlah kepala SKPK di lingkungan Pemkab Abdya. [*]

Share berita ini

dialeksis.com