DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Presiden Prabowo Subianto direncanakan menghadiri agenda bersama Universitas Teuku Umar (UTU), Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, dan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya pada November 2026. Rektor UTU Nyak Amir menyebut tiga kemungkinan tanggal kunjungan: 11, 12, atau 13 November.
Menurut Nyak Amir, kabar kesediaan Presiden disampaikan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, melalui sambungan telepon pada Rabu sore, 21 Oktober 2026. Keterangan tersebut dimuat dalam publikasi resmi UTU pada hari yang sama.
“Saya sangat senang dan bersyukur sore ini mendapatkan informasi dari Pak Hashim kalau Bapak Presiden Prabowo bersedia ke Aceh, khususnya untuk menghadiri kegiatan di UTU,” kata Nyak Amir.
Di kampus UTU, Prabowo direncanakan meletakkan batu pertama pembangunan tiga fasilitas: Gedung Fakultas Kedokteran, Gedung Olahraga dan Seni, serta Laboratorium Terpadu Agro and Marine.
Gedung Fakultas Kedokteran akan diberi nama Gedung Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo. Nyak Amir berharap pembangunan ketiga fasilitas itu memperkuat kegiatan pendidikan, kemahasiswaan, dan riset di kampus tersebut.
Rangkaian kegiatan juga disiapkan di Nagan Raya. Salah satu usulannya adalah pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer, dari Bandara Cut Nyak Dhien menuju Masjid Agung Baitul A’la, yang dikenal sebagai Masjid Giok.
Adapun di Aceh Barat, panitia merencanakan selawat dan zikir kebangsaan di kampus UTU dengan melibatkan jemaah dalam jumlah besar. Rangkaian kegiatan tersebut dipersiapkan untuk mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI.
Nyak Amir mengatakan rencana kunjungan Presiden merupakan tindak lanjut koordinasi rombongan UTU dengan Hashim dan Dudung Abdurachman di Jakarta pada September lalu.
Setelah menerima kabar dari Hashim, ia menyampaikannya kepada Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Menurut Nyak Amir, Fadhlullah menyambut rencana itu dan menyatakan Pemerintah Aceh akan mendukung pelaksanaan kegiatan.
UTU juga mengagendakan koordinasi lanjutan bersama Hashim di Rajawali Place, Jakarta, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Pertemuan itu dijadwalkan untuk mematangkan persiapan kegiatan dan rencana kunjungan Presiden.
Nyak Amir menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu koordinasi. Ia meminta dukungan sivitas akademika UTU serta masyarakat wilayah barat selatan Aceh agar rencana kunjungan Presiden dan rangkaian kegiatan tersebut dapat terlaksana.
Share berita ini