DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga memperkuat proses verifikasi dan validasi data kependudukan untuk memastikan penyaluran subsidi energi, khususnya LPG 3 kilogram (kg), lebih tepat sasaran.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola subsidi agar penyalurannya dapat menjangkau masyarakat yang memang berhak menerima di seluruh wilayah Indonesia.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan penguatan verifikasi dan validasi data tersebut mendukung pelaksanaan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Transformasi Subsidi Tepat LPG.
Menurutnya, integrasi data Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan subsidi energi tersalurkan secara tepat.
"Kerja sama ini akan memperkuat proses verifikasi dan validasi data untuk mendukung penyaluran energi bersubsidi yang lebih tepat sasaran," ujar Mars Ega dalam keterangan resmi yang dilansir pada Rabu (12/8/2026).
Ia menegaskan Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi melalui tata kelola subsidi yang baik.
Sementara itu, Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, mengatakan data kependudukan menjadi salah satu basis penting dalam penyelenggaraan berbagai layanan publik.
Ia menyebut cakupan perekaman biometrik wajib KTP telah mendekati 99 persen dari total 290,1 juta jiwa penduduk Indonesia pada semester I 2026.
Dengan cakupan tersebut, pemanfaatan data kependudukan dinilai dapat membantu mengawal penyaluran subsidi agar lebih efektif dan tepat sasaran.
"Pemanfaatan data kependudukan ini kami harapkan tidak hanya mendukung penyaluran subsidi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan lain dalam mendukung tugas dan layanan Pertamina Patra Niaga," kata Teguh.
Penguatan integrasi data kependudukan ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi penerima subsidi sekaligus mendukung transparansi dalam distribusi LPG 3 kg di berbagai wilayah Indonesia. [*]
Share berita ini