Akses Listrik Belum Merata, Pemkab Aceh Besar Dorong Program Lisdes Tepat Sasaran

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mendukung sinkronisasi usulan program listrik pedesaan (Lisdes) untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat, terutama di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan layanan kelistrikan.

Asisten II Sekdakab Aceh Besar, M. Ali, mengatakan sinkronisasi diperlukan agar usulan pembangunan jaringan listrik sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan.

“Pemkab Aceh Besar sangat mendukung sinkronisasi usulan program listrik pedesaan. Kita ingin setiap usulan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi riil di lapangan,” ujar M. Ali.

Menurutnya, ketersediaan listrik tidak hanya menunjang penerangan rumah, tetapi juga mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, komunikasi, hingga pengembangan usaha masyarakat.

Pemkab Aceh Besar juga mendorong perangkat daerah terkait melakukan pendataan dan verifikasi wilayah yang masih membutuhkan akses listrik. Data yang akurat dinilai penting untuk menentukan prioritas pembangunan sekaligus menghindari tumpang tindih usulan.

M. Ali menegaskan, pemerataan listrik membutuhkan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, penyedia layanan kelistrikan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ia berharap sinkronisasi program Lisdes dapat membuat pembangunan lebih tepat sasaran sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan di Aceh Besar.

Share berita ini

dialeksis.com