63 Mualaf di Abdya Ikuti Pembinaan, Pemkab Siapkan Program Pemberdayaan Ekonomi

DIALEKSIS.COM | Blangpidie - Sebanyak 63 mualaf mengikuti kegiatan pembinaan yang digelar Baitul Mal Kabupaten (BMK) Aceh Barat Daya (Abdya), Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tgk. Dikila, Bapperida Abdya, tersebut diikuti 63 dari 71 mualaf yang diundang pemerintah daerah.

Ketua BMK Abdya Tgk. Syamsul Qamar mengatakan, pembinaan mualaf tidak hanya menyangkut penguatan aqidah dan keagamaan, tetapi juga perlu diarahkan pada peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Menurut Syamsul, Bupati Abdya Safaruddin memiliki komitmen untuk memperkuat pemberdayaan keluarga mualaf. “Bupati akan memberikan perhatian penuh, terutama terkait kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi keluarga mualaf,” kata Syamsul.

Ia menyebutkan, Pemkab Abdya bahkan berencana membangun Sentra Mualaf pada 2027 sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan hidup para mualaf.

Sementara itu, Staf Ahli Nazaruddin yang membacakan sambutan Wakil Bupati Abdya Zaman Akli mengatakan, pembinaan mualaf membutuhkan kehadiran pemerintah secara berkelanjutan.

Menurut dia, penguatan aqidah harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi keluarga. Para mualaf juga diimbau untuk terus memperdalam ilmu agama, meningkatkan ibadah, serta berkonsultasi dengan ulama atau guru agama yang terpercaya.

“Proses setelah seseorang menjadi mualaf tidak berhenti pada perubahan keyakinan semata. Mereka tetap membutuhkan pendampingan berkelanjutan dan penerimaan yang hangat dari lingkungan sekitar,” ujar Nazaruddin.

Ia menambahkan, pemerintah daerah, Baitul Mal, ulama, dan masyarakat perlu bersinergi agar para mualaf tidak merasa menjalani kehidupan barunya seorang diri.

Pemberdayaan ekonomi, lanjut dia, juga diharapkan tidak berhenti pada pemberian santunan. Bantuan tersebut perlu diarahkan menjadi keterampilan dan modal usaha yang dapat meningkatkan taraf hidup keluarga mualaf.

Sebagai bentuk dukungan, BMK Abdya akan mengalokasikan anggaran santunan dan pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha dalam APBK-Perubahan 2026.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan dari tiga narasumber. Dewan Pengawas Baitul Mal Abdya Tgk. Muhammad Maimun menyampaikan materi penguatan aqidah dan keagamaan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Abdya Zedi Saputra memberikan materi mengenai strategi membangun usaha serta akses pendampingan modal dari pemerintah.

Sementara itu, perwakilan Kadin Abdya Elizar Lizam memberikan motivasi dan kiat berwirausaha.

Pada akhir kegiatan, BMK Abdya menyerahkan cenderamata kepada peserta berupa mukena dan kain sarung untuk menunjang kebutuhan ibadah. [*]

Share berita ini

dialeksis.com