Repsol Ride Story Singgah di Aceh, Ini yang Dibawa Pulang Riders

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Komunitas otomotif dinilai memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan produk otomotif yang tepat, termasuk pelumas kendaraan. Kesadaran itu mendorong Repsol Lubricants Indonesia menghadirkan program bertajuk “Bentang Cerita: Repsol Ride Story” di Aceh.

Program ini merupakan kegiatan riding eksploratif yang mengajak para riders menikmati keindahan alam, budaya, serta cerita lokal dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah sebelumnya sukses digelar di Makassar, kali ini Repsol Ride Story hadir di Provinsi Aceh bersama komunitas motor dan jaringan bengkel rekanan Repsol.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu (27/6/2026) melalui program ganti oli gratis yang digelar di tiga bengkel rekanan Repsol, yakni Mon Oil Lampenerut, Mon Oil Lamlagang, dan Mon Oil Samahani.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi Repsol kepada para pengguna pelumas sekaligus sarana edukasi mengenai pentingnya penggunaan pelumas 100 persen synthetic kelas dunia, seperti MXR Platinum dan MXR Matic Platinum, untuk menjaga performa mesin tetap optimal di berbagai kondisi medan.

Perjalanan utama kemudian dilaksanakan pada Minggu (28/6/2026) dengan titik kumpul di Mon Oil Samahani. Dari lokasi tersebut, para peserta memulai touring menuju sejumlah destinasi ikonik di Banda Aceh.

Rute perjalanan dimulai dari Masjid Raya Baiturrahman, kemudian berlanjut ke Museum Tsunami Aceh, hingga kawasan pesisir Ulee Lheue. Di kawasan tersebut, peserta menikmati suasana pesisir dan beristirahat di Dermaga Coffee.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diajak merasakan pengalaman berkendara, tetapi juga mengeksplorasi sejarah, budaya, dan keindahan alam yang menjadi identitas Aceh.

Setiap destinasi menghadirkan pengalaman berbeda. Masjid Raya Baiturrahman memperlihatkan nilai religi dan keagungan arsitektur Aceh. Museum Tsunami Aceh menghadirkan kisah ketangguhan masyarakat Aceh dalam menghadapi bencana. Sementara kawasan Ulee Lheue menawarkan panorama pesisir dan suasana Selat Malaka.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Rest Area Gurutee, salah satu destinasi favorit para riders di Aceh. Kawasan ini dikenal dengan panorama perbukitan dan garis pantai di pesisir barat Aceh.

Di lokasi tersebut, para peserta menikmati makan siang bersama dengan sajian kuliner khas Aceh, Kuah Beulangong. Hidangan tersebut menjadi bagian dari pengalaman budaya sekaligus simbol kebersamaan dan tradisi masyarakat Aceh.

Selain touring, peserta juga mengikuti sesi edukasi produk dan sharing session bersama tim Repsol Lubricants Indonesia. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai teknologi pelumas, pentingnya memilih pelumas sesuai spesifikasi kendaraan, serta tips menjaga performa mesin agar tetap optimal, baik saat perjalanan jauh maupun penggunaan harian.

Head of Marketing Repsol Lubricants Indonesia, Alejandro Werd Alonso, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Repsol dalam membangun kedekatan dengan komunitas otomotif di Indonesia, termasuk di Aceh.

“Tema ini lahir dari keyakinan bahwa setiap perjalanan selalu menyimpan cerita yang berharga. Kami ingin mengajak para riders menikmati keindahan berbagai daerah di Indonesia sekaligus mempererat hubungan antar komunitas melalui pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan penuh makna bersama Repsol,” ujar Alejandro Werd Alonso.

Ia menambahkan, program serupa telah berlangsung di enam kota. Aceh dipilih sebagai salah satu tuan rumah karena memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan panorama alam yang luar biasa.

“Kami berharap ini tidak hanya menjadi perjalanan touring, tetapi juga menjadi ruang bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat keunikan daerah ini, berbagi pengalaman, dan menciptakan cerita baru yang akan terus dikenang,” kata Alejandro.

Melalui Bentang Cerita: Repsol Ride Story, Repsol Lubricants Indonesia berupaya menghadirkan pengalaman berkendara yang tidak hanya berorientasi pada performa kendaraan, tetapi juga memperkuat relasi komunitas, memperkenalkan potensi daerah, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perawatan mesin kendaraan secara tepat.

Share berita ini

dialeksis.com