DIALEKSIS.COM | Jakarta - Timnas Indonesia akan menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali pada periode FIFA Matchday November. Agenda ini dipilih setelah rencana pertandingan di kawasan Timur Tengah tidak dilanjutkan menyusul penundaan Piala Asia 2027 dan meningkatnya eskalasi situasi regional.
Keputusan tersebut diambil agar persiapan skuad Garuda tetap berjalan meski agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan mengalami perubahan.
Kepala Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengatakan pemusatan latihan di Bali akan difokuskan pada penguatan kedalaman skuad dan persiapan jangka panjang menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Menurut Herdman, periode FIFA Matchday November tetap menjadi kesempatan penting untuk melanjutkan proses pembentukan tim.
“Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali, dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia,” ujar Herdman.
Evaluasi Pemain dan Penguatan Tim
Pemusatan latihan tersebut akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Komposisi ini memberikan kesempatan bagi tim pelatih untuk mengevaluasi potensi pemain sekaligus memperluas pilihan dalam membangun kekuatan tim nasional.
Selain evaluasi individu, program latihan juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman taktik, membangun kekompakan, serta memperkuat kerja sama antarpemain.
Herdman menyebut keterlibatan pemain baru menjadi bagian dari proses pengembangan tim, terutama untuk memperdalam pemahaman terhadap pola permainan yang ingin diterapkan.
“Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional,” katanya.
Melalui pemusatan latihan ini, PSSI berharap persiapan Timnas Indonesia tetap berkesinambungan. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas permainan dan daya saing skuad Garuda dalam menghadapi agenda internasional mendatang. [*]
Share berita ini