DIALEKSIS.COM | Olahraga - Senyum khas Ronaldinho kembali menyapa sepak bola Italia. Pada usia 46 tahun, legenda Brasil itu bergabung dengan Ravenna FC, klub yang berlaga di Serie C atau kasta ketiga Liga Italia.
Ronaldinho tiba di Bandara Forli, Italia, Kamis (20/8/2026). Kedatangannya disambut antusias sebelum ia diperkenalkan kepada para pendukung Ravenna dalam acara peluncuran tim untuk musim 2026/2027.
Bergabungnya mantan bintang Barcelona tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial. Ronaldinho telah mengambil bagian kepemilikan saham Ravenna sekaligus membuka peluang kembali tampil dalam pertandingan resmi.
Namun, pemenang Ballon d’Or 2005 itu belum memastikan kapan akan turun ke lapangan. Ronaldinho menyerahkan keputusan tersebut kepada pelatih dan manajemen klub.
“Saya datang ke sini karena persahabatan yang kami miliki. Saya berada di sini untuk membantu,” ujar Ronaldinho, seperti dilansir Reuters.
Jika benar dimainkan, penampilan itu akan menjadi momen istimewa. Ronaldinho terakhir kali bertanding secara kompetitif bersama Fluminense pada 2015. Artinya, ia berpeluang kembali ke pertandingan resmi setelah absen selama 11 tahun.
Ronaldinho juga menyimpan satu ambisi romantis: mencetak gol ke-300 sepanjang kariernya.
“Jika itu terjadi, tentu akan menjadi lebih indah,” katanya sembari tersenyum.
Presiden Ravenna, Ignazio Cipriani, mengatakan kehadiran Ronaldinho diharapkan mampu mendekatkan klub dengan masyarakat sekaligus menghadirkan kegembiraan baru bagi pendukung. Cipriani merupakan sahabat Ronaldinho dan memiliki ambisi membawa Ravenna menembus kasta tertinggi sepak bola Italia.
Meski demikian, Ronaldinho dipastikan belum tampil ketika Ravenna menghadapi Reggiana pada laga pembuka Serie C, Senin mendatang.
Nama Ronaldinho pernah mencapai puncak sepak bola dunia bersama Paris Saint-Germain, Barcelona, AC Milan, Flamengo, Atletico Mineiro, dan tim nasional Brasil. Ia menjadi bagian penting skuad Brasil ketika menjuarai Piala Dunia 2002.
Kini, lebih dari satu dekade setelah meninggalkan pertandingan profesional, sang penyihir lapangan hijau itu kembali. Publik tinggal menunggu apakah sentuhan magisnya benar-benar akan hadir dalam seragam Ravenna. [red]
Share berita ini