15 Atlet Muda Tenis Meja Indonesia Siap Bertanding di Taiwan

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mendorong PB PTMSI terus memperkuat pembinaan atlet tenis meja sejak usia dini melalui kompetisi internasional.

Hal itu disampaikan Marciano saat melepas 15 atlet tenis meja Indonesia yang akan berlaga di kejuaraan di Taiwan dari Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Menurut Marciano, keikutsertaan dalam turnamen internasional penting untuk menambah pengalaman, jam terbang, sekaligus membangun mental bertanding para atlet muda.

"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada PTMSI yang terus berupaya keras melakukan pembinaan pada usia dini. Ini menjadi langkah positif dalam membangun prestasi tenis meja," ujar Marciano.

Marciano juga berpesan agar para atlet tampil lepas tanpa tekanan. Menurutnya, pengalaman bertanding melawan atlet dari negara lain harus dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan.

Ia berharap PB PTMSI semakin aktif mengikutsertakan atlet muda dalam berbagai kejuaraan terbuka, baik di dalam maupun luar negeri.

"Saya berharap tidak ada beban yang diberikan kepada para atlet, sehingga mereka dapat tampil lepas dan meraih prestasi terbaik," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PB PTMSI Peter Layardi Lay mengatakan 15 atlet tersebut terpilih melalui proses Seleksi Nasional (Seleknas) yang digelar sekitar satu bulan sebelum keberangkatan.

Para atlet akan bertanding dalam kelompok usia U-11, U-12, U-13, dan U-15, baik putra maupun putri. Mereka dijadwalkan berangkat ke Taiwan pada 13 Agustus 2026.

Keikutsertaan di Taiwan diharapkan menjadi bagian dari pembinaan jangka panjang tenis meja Indonesia. Selain mengejar prestasi, para atlet muda diharapkan mendapatkan pengalaman berharga sebagai bekal menuju level kompetisi yang lebih tinggi. [*]

Share berita ini

dialeksis.com