Industrial Festival 2026: Kemenperin Buka Peluang Karier dan Bisnis Industri untuk Anak Muda

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menggelar Industrial Festival 2026 sebagai wadah edukasi, kolaborasi, dan eksplorasi industri bagi generasi muda.

Mengusung tema “Start Your Journey”, kegiatan ini mendorong anak muda terlibat dalam ekosistem industri nasional, baik sebagai pekerja, inovator, maupun wirausahawan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Industrial Festival merupakan bagian dari upaya Kemenperin membangun optimisme generasi muda terhadap masa depan industri Indonesia.

“Industrial Festival bukan sekadar event, tetapi menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda untuk melihat langsung berbagai peluang dan transformasi yang sedang berlangsung di sektor industri,” ujar Agus, Jumat (18/9/2026).

Menurut Agus, industri manufaktur nasional terus menunjukkan ketahanan di tengah dinamika global. Karena itu, sektor tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif, adaptif, serta mampu menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan keberlanjutan.

“Generasi muda harus menjadi bagian dari transformasi industri nasional. Mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi dan inovasi industri masa depan,” katanya.

Industrial Festival 2026 menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari inspiring talkshow, community engagement, coaching clinic, layanan publik di lokasi, career and networking corner, hingga kompetisi content creation.

Kegiatan tahun ini juga berkolaborasi dengan dua agenda nasional, yakni Halal Indo 2026 yang berlangsung pada 24-27 September 2026 di ICE BSD, Tangerang, serta peringatan Hari Batik Nasional 2026 di Surabaya.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A. Cahyanto mengatakan, Industrial Festival menjadi sarana untuk memperkenalkan ekosistem industri nasional kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Melalui Industrial Festival, kami ingin membangun awareness bahwa industri manufaktur memiliki peluang karier yang luas, inovasi yang berkembang pesat, dan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional,” ujar Eko.

Tema “Start Your Journey” memiliki tiga pilar utama, yakni resilience, artificial intelligence, dan sustainable era. Ketiganya menekankan pentingnya generasi muda yang tangguh, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan.

Dalam kolaborasi dengan Halal Indo 2026, Kemenperin akan mengangkat isu pengembangan industri halal nasional, bisnis halal berbasis teknologi, serta industri berkelanjutan berbasis ESG syariah.

Sementara melalui kolaborasi dengan Hari Batik Nasional 2026, Kemenperin mendorong penguatan ekosistem batik sebagai bagian dari industri kreatif nasional yang kompetitif dan dekat dengan generasi muda.

Agus berharap Industrial Festival dapat memperkuat citra positif industri nasional sekaligus mendorong semakin banyak anak muda untuk berkarier dan berwirausaha di sektor industri.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan industri dunia, dan generasi muda adalah aktor utamanya,” pungkasnya. [red]

Share berita ini

dialeksis.com