FIFA Pastikan Piala Dunia U-20 2023 Tetap Digelar di Indonesia

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, beberapa waktu lalu menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai persepakbolaan Indonesia, mulai dari perilaku suporter, tindakan polisi yang mengamankan pertandingan, kelayakan stadion, hingga Piala Dunia U-20 2023.

Tragedi yang terjadi pada 1 Oktober lalu saat digelarnya pertandingan Liga 1 antara Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya. Pertandingan tersebut diwarnai insiden kerusuhan yang diawali masuknya suporter ke lapangan dan disusul oleh penembakan gas air mata oleh aparat. Ratusan orang menjadi korban dengan lebih dari seratus orang meninggal dunia.

Berhubung kericuhan tersebut menunjukkan ada masalah terkait keamanan pertandingan sepak bola di Indonesia, pertanyaan mengenai kelayakan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 pun muncul.

Indonesia akan menggelar Piala Dunia U-20 2023 pada Mei hingga Juni tahun depan. Ajang tersebut akan mempertemukan pemain-pemain muda top dunia yang membela negara masing-masing.


Piala Dunia U-20 2023 juga menjadi topik pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden FIFA Gianni Infantino dalam pertemuan yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10). Keduanya memberi kepastian bahwa Piala Dunia U-20 2023 tetap akan digelar di Indonesia sesuai rencana.

Jokowi menjelaskan jika pemerintah dan FIFA bekerjasama untuk memastikan Piala Dunia U-20 2023 nantinya dilaksanakan dengan baik.

Piala Dunia U-20 2023 dinilai menjadi kesempatan untuk mempromosikan Indonesia di tengah masyarakat dunia. Infantino bahkan optimistis Indonesia kan menjadi negara sentra sepak bola setelah gelaran tersebut.

Dalam ajang Piala Dunia U-20 2023, 24 negara akan saling bertarung untuk memperebutkan gelar juara. Indonesia sudah menyiapkan enam stadion untuk menggelar serangkaian pertandingan. [GNFI]

Share berita ini

dialeksis.com