DIALEKSIS.COM | Lombok - Polri menggandeng masyarakat untuk mendukung pengamanan MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pengamanan dilakukan hingga hari terakhir penyelenggaraan, Minggu (11/10/2026), untuk memastikan seluruh rangkaian balapan berlangsung aman dan kondusif.
Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Pol Roycke Harry Langie mengatakan, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan selama ajang balap internasional tersebut.
Menurut Roycke, pendekatan itu sejalan dengan program Polisi Bersama Masyarakat yang digagas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.
Ia mengapresiasi dukungan masyarakat serta sinergi aparat keamanan dalam menyukseskan pengamanan MotoGP Mandalika 2026.
Roycke juga mengajak masyarakat terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban agar penyelenggaraan balapan berjalan lancar.
Polda NTB Kerahkan 380 Personel
Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda NTB menyiapkan 380 personel dan 50 kendaraan operasional untuk mengatur lalu lintas selama MotoGP Mandalika yang berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Iman Pribadi Santoso menjelaskan, puluhan kendaraan roda empat tersebut terdiri dari 25 unit milik Polda NTB, 10 unit dari polres jajaran, dan 15 unit dari Korlantas Polri.
Selain menyiagakan personel dan kendaraan, petugas juga menyiapkan sejumlah alternatif rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Iman mengatakan, pengaturan arus lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pelaksanaannya dilakukan melalui koordinasi dengan dinas perhubungan.
Polda NTB turut mengimbau masyarakat dan penonton agar mematuhi arahan petugas serta menggunakan jalur yang telah ditentukan, khususnya di sekitar kawasan sirkuit.
Sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat menjaga keamanan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. [*]
Share berita ini