DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendorong koperasi di Indonesia meningkatkan kapasitas usaha agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar global.
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengatakan, berdasarkan pendataan dan pendampingan terhadap koperasi di berbagai daerah, terdapat tiga tantangan utama yang masih harus diatasi.
Ketiga tantangan tersebut yakni kualitas sumber daya manusia (SDM), pembiayaan, dan akses pasar.
“Setelah kita keliling di seluruh Indonesia dan mendatabase koperasi-koperasi, ada beberapa tantangan koperasi untuk bisa naik kelas dan menjadi kelas global. Yang pertama adalah SDM-nya, yang kedua pembiayaan, yang ketiga pasar,” ujar Farida dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (7/9/2026).
Menurutnya, koperasi yang ingin menembus pasar internasional juga harus memiliki produk berkualitas serta memenuhi berbagai standar dan sertifikasi yang berlaku di pasar global.
Karena itu, Kemenkop terus memberikan pendampingan kepada koperasi agar mampu memenuhi persyaratan tersebut.
“Kita dorong koperasi-koperasi yang memang memiliki produk kualitasnya sudah oke, tinggal memenuhi prasyarat sertifikasi-sertifikasi yang kemudian dilayani dan didampingi oleh Kementerian Koperasi agar memenuhi standar tersebut,” katanya.
Farida menilai, koperasi yang telah berhasil masuk pasar ekspor juga dapat menjadi penggerak bagi koperasi lainnya.
Koperasi yang sudah menjadi eksportir diharapkan membangun kerja sama dengan koperasi yang baru mempersiapkan diri menuju pasar global.
“Kalau mereka sudah masuk ke pasar global, sudah bisa menjadi eksportir agar bisa menarik teman koperasinya yang lain,” ujar Farida.
Kemenkop, lanjutnya, tengah membangun ekosistem usaha yang memungkinkan lebih banyak koperasi produsen berkembang dan memiliki daya saing internasional.
Penguatan kapasitas SDM, akses pembiayaan, pendampingan sertifikasi, serta perluasan pasar menjadi bagian penting agar koperasi tidak hanya bertahan di pasar domestik, tetapi mampu menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan yang menembus pasar global. [in]
Share berita ini