DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Harga emas murni di Pasar Aceh, Banda Aceh, masih bertahan di angka Rp7.400.000 per mayam pada akhir Agustus 2026.
Sementara itu, harga perhiasan emas jenis 16 karat dan 17 karat mengalami kenaikan dibandingkan dua pekan sebelumnya.
Salah seorang pedagang emas di Pasar Aceh, Daffa, mengatakan harga emas murni di Banda Aceh saat ini belum mengalami perubahan yang signifikan.
“Emas murni tidak banyak perubahan. Yang mengalami kenaikan itu emas jenis 16 karat dan 17 karat,” kata Daffa kepada media dialeksis.com, Senin (31/8/2026).
Ia menyebutkan, harga emas murni saat ini berada di angka Rp7.400.000 per mayam. Harga tersebut belum termasuk ongkos pembuatan perhiasan.
“Kalau dengan ongkos pembuatan, biasanya ada tambahan sekitar Rp250.000 per mayam. Besarnya ongkos juga tergantung motif dan jenis perhiasan yang dibuat,” ujarnya
Daffa mengatakan, harga emas murni saat ini relatif sama dengan harga pada awal Agustus 2026. Namun, selama bulan tersebut harga emas sempat mengalami beberapa kali perubahan.
“Kalau emas murni sekarang Rp7.400.000 per mayam. Memang selama bulan ini sempat berubah, tetapi sekarang kembali di harga tersebut,” katanya.
Berbeda dengan emas murni, harga perhiasan emas 16 karat dan 17 karat justru mengalami kenaikan.
“Untuk emas 16 karat, sekarang sekitar Rp2.000.000 per gram. Sebelumnya sekitar Rp1.700.000 per gram,” jelas Daffa.
Sedangkan emas 17 karat, kata dia, kini berada di angka Rp2.200.000 per gram. “Kalau yang 17 karat sebelumnya Rp1.900.000 per gram, sekarang sudah Rp2.200.000 per gram,” ujarnya.
Dengan demikian, harga kedua jenis perhiasan tersebut masing-masing mengalami kenaikan sekitar Rp300.000 per gram dibandingkan awal Agustus.
Sementara itu, harga emas Antam saat ini berada di kisaran Rp2.750.000 per gram. Angka tersebut turun sekitar Rp50.000 per gram dibandingkan awal Agustus yang berada di angka Rp2.800.000 per gram.
Sebelumnya, pada 20 Agustus 2026, harga emas murni di Pasar Aceh sempat berada di angka Rp7.500.000 per mayam setelah sebelumnya mencapai Rp7.800.000 per mayam.
Menurut Daffa, perubahan harga emas tidak terlepas dari perkembangan kondisi pasar.
“Harga emas memang bisa berubah mengikuti perkembangan pasar. Beberapa faktor dari pasar global juga bisa memengaruhi harga emas,” katanya.
Meski harga mengalami perubahan, Daffa menyebut aktivitas jual beli emas di Pasar Aceh masih berjalan seperti biasa.
“Minat masyarakat untuk membeli maupun menjual emas masih cukup stabil. Jadi meskipun harga naik turun, transaksi tetap ada,” pungkasnya.
Share berita ini