Skandal Bank Rp113 Triliun Guncang Mahkamah Agung Brasil, Hakim Saling Tuduh

DIALEKSIS.COM | Brasilia - Mahkamah Agung Brasil membatalkan agenda sidang untuk hari kedua berturut-turut di tengah konflik internal yang menyeruak akibat dugaan korupsi, bias politik, dan intervensi kepolisian.

Hakim Luiz Edson Fachin membatalkan sidang pada Kamis (10/9/2026) dan menjadwalkan kembali pertemuan majelis hakim pada Selasa. Pembatalan seperti ini tergolong jarang terjadi di mahkamah tertinggi Brasil.

Krisis bermula setelah Hakim Andre Mendonca pada 1 September membuka sejumlah dokumen kepolisian federal ke publik. Dokumen itu antara lain memuat sekitar 30 pesan yang diduga dikirim bankir Banco Master, Daniel Vorcaro, ke nomor telepon yang terkait dengan Hakim Alexandre de Moraes.

De Moraes kemudian menuduh Mendonca menyalahgunakan kewenangannya untuk kepentingan politik. Ia juga meminta penyelidikan guna memastikan apakah Mendonca pernah mewawancarai Vorcaro tanpa kehadiran polisi atau jaksa.

Seluruh hakim Mahkamah Agung dijadwalkan bersidang pada Selasa untuk menentukan apakah De Moraes perlu diselidiki terkait pesan-pesan tersebut.

Perseteruan itu terjadi di tengah skandal Banco Master. Vorcaro ditangkap pada November 2025 atas dugaan penipuan terhadap investor yang menyebabkan kerugian miliaran dolar. Runtuhnya divisi perbankan swasta Banco Master disebut menyisakan utang lebih dari US$7 miliar.

Skandal tersebut kini menyeret tokoh dari berbagai kubu politik, termasuk keluarga Bolsonaro. Senator Flavio Bolsonaro disebut pernah meminta dana kepada Vorcaro untuk membiayai film tentang ayahnya, Jair Bolsonaro. Ia membantah melakukan pelanggaran dan menyebut permintaan itu sebagai upaya mencari sponsor.

Pada Kamis, polisi Brasil juga menggelar puluhan penggerebekan terkait kasus Banco Master, termasuk terhadap produser film tersebut, Karina Gama dan anggota Kongres Mario Frias. Flavio Bolsonaro menyebut penyelidikan itu sebagai "upaya intervensi politik" menjelang pemilu Oktober. [AFP, AP/Aljazeera]

Share berita ini

dialeksis.com