DIALEKSIS.COM | Kyiv - Sedikitnya 27 orang tewas setelah serangan drone Rusia menghantam sebuah gudang di wilayah Kyiv, Ukraina, pada Jumat (28/8/2026) malam.
Serangan tersebut memicu ledakan besar dan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi.
Gubernur wilayah Kyiv, Tymur Tkachenko, mengatakan sebanyak 42 orang lainnya terluka dalam insiden tersebut. Lebih dari 380 orang juga telah dievakuasi dari kawasan terdampak di Distrik Bucha.
"Jumlah korban tewas masih dapat bertambah," kata Tkachenko melalui Telegram, Sabtu (29/8/2026).
Tkachenko tidak menjelaskan secara rinci jenis gudang yang menjadi sasaran serangan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan ledakan yang terjadi setelah serangan terhadap gudang tersebut menyebabkan kerusakan berat pada infrastruktur di sekitarnya.
Sejumlah bangunan tempat tinggal dan fasilitas perawatan lansia turut terdampak.
Zelenskyy menyerukan agar pihak yang dinilai bertanggung jawab atas kondisi tersebut dimintai pertanggungjawaban. Ia mengatakan kasus pidana telah dibuka atas dugaan kelalaian pejabat.
Menurut Zelenskyy, terdapat aturan yang melarang penyimpanan amunisi di dekat rumah maupun kawasan permukiman.
"Langkah tegas tentu akan diambil," tulis Zelenskyy di platform X.
Serangan tersebut terjadi setelah Kyiv dan wilayah sekitarnya mengalami gelombang serangan drone selama dua hari berturut-turut.
Serangkaian serangan itu dilaporkan merusak gudang dan rumah warga serta mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari. [cnbc]
Share berita ini