DIALEKSIS.COM | Mexico City - Sedikitnya 10 orang tewas dan 60 lainnya terluka akibat ledakan kembang api saat festival desa berlangsung di Santa Maria Canchesda, Temascalcingo, Meksiko tengah.
Ledakan terjadi pada Sabtu (5/9/2026) ketika warga tengah mengikuti ritual tradisional dengan membawa replika banteng berbahan jerami yang dilengkapi kembang api.
Menurut laporan AFP, replika banteng yang terbakar diduga memicu ledakan persediaan kembang api yang disimpan di dalam gereja desa. Ledakan tersebut meruntuhkan dinding bangunan dan memicu kebakaran di alun-alun.
Sejumlah warga dilaporkan terjebak di bawah reruntuhan. Dua pastor juga terluka dalam kejadian tersebut, tetapi kondisinya diperkirakan tidak mengancam nyawa.
Keuskupan Atlacomulco menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga mereka serta mendoakan warga yang terluka.
Sementara itu, Kejaksaan Agung Meksiko menyatakan penyebab ledakan belum diketahui. Penyelidikan pun telah dimulai.
Insiden serupa pernah terjadi di Meksiko. Pada Juli 2018, ledakan di sebuah pabrik kembang api di Tultepec menewaskan 24 orang. Dua tahun sebelumnya, ledakan kembang api di pasar kota yang sama menewaskan 42 orang. [Aljazeera, AFP]
Share berita ini