DIALEKSIS.COM | Oslo - Norwegia berencana kembali mengalokasikan bantuan senilai 85 miliar krona Norwegia atau sekitar 9,2 miliar dollar AS untuk Ukraina pada tahun fiskal 2027. Nilai tersebut sama dengan bantuan yang diberikan Norwegia kepada Ukraina pada 2026.
Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere menyampaikan rencana tersebut saat bersama para pemimpin negara-negara Nordik dan Baltik mengunjungi Kyiv, Ukraina, pada Minggu (23/8/2026). Kunjungan itu menjadi bentuk dukungan terhadap Ukraina yang masih berperang dengan Rusia.
Stoere mengatakan bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan militer sekaligus kemanusiaan Ukraina.
"Mendukung dan membangun kembali Ukraina bukan sekadar pemberian bantuan. Ini adalah investasi bagi keamanan Eropa itu sendiri," kata Stoere dalam naskah pidato yang dirilis pemerintah Norwegia di Oslo.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa Ukraina telah membuka "kotak Pandora" setelah melakukan serangan terhadap sejumlah target ekonomi Rusia.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu (22/8/2026), Putin mengatakan Rusia akan merespons dengan menargetkan sektor-sektor ekonomi yang dianggap paling vital di Ukraina.
Rusia dan Ukraina dalam beberapa waktu terakhir sama-sama meningkatkan penggunaan drone untuk menyerang infrastruktur ekonomi dan fasilitas strategis lawan.
Serangan drone tersebut kerap menyasar wilayah yang jauh dari garis depan perang. Di saat yang sama, pertempuran darat antara kedua pihak masih berlangsung, mendekati empat setengah tahun sejak Rusia memulai invasi ke Ukraina.
Bagi Norwegia, dukungan terhadap Ukraina tidak hanya berkaitan dengan bantuan kemanusiaan dan militer, tetapi juga dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan Eropa. [cnbc]
Share berita ini