DIALEKSIS.COM | Belgia - Kebakaran hutan hebat melanda kawasan High Fens, Belgia timur, sejak akhir pekan. Hingga Minggu (16/8/2026), api telah menghanguskan lebih dari 27 kilometer persegi lahan dan memaksa sekitar 600 warga di wilayah sekitar Waimes dan Bütgenbach, Provinsi Liège, mengungsi.
Kebakaran terjadi setelah Belgia dilanda cuaca panas dan kering selama beberapa pekan. Kondisi kawasan High Fens yang didominasi semak belukar dan lahan gambut membuat api sulit dikendalikan.
Pada Sabtu, warga diperintahkan meninggalkan rumah setelah arah angin berubah dan asap tebal menyebar ke sejumlah kawasan permukiman. Wisatawan juga diminta menjauhi lokasi kebakaran. Sebuah gedung olahraga di sekitar lokasi disiapkan sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang mengungsi.
Gubernur Provinsi Liège Hervé Jamar mengatakan lebih dari 250 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Mereka terdiri atas lebih dari 100 petugas pemadam kebakaran dari Belgia dan Jerman, polisi, personel militer, serta petugas perlindungan sipil.
Upaya pemadaman juga mendapat dukungan helikopter pemadam kebakaran yang dioperasikan kepolisian federal Belgia dan Belanda.
Hingga Minggu pagi, pihak berwenang memastikan belum ada rumah yang terdampak api. Namun, kobaran api masih berada tidak jauh dari kawasan permukiman dan asap tebal masih menyelimuti area terdampak.
Masyarakat diminta tidak mendekati zona kebakaran. Warga juga diimbau menghindari perjalanan yang tidak diperlukan karena lalu lintas dapat menghambat pergerakan kendaraan darurat dan mengganggu proses pemadaman.
Asap Kebakaran Capai Wilayah Jerman
Dampak kebakaran juga dirasakan di wilayah Jerman yang berbatasan langsung dengan Belgia.
Di Monschau, Jerman, petugas sebelumnya memperingatkan bahwa titik api berada sekitar 3 kilometer dari perbatasan. Petugas pemadam kebakaran disiagakan penuh untuk mengantisipasi kemungkinan api meluas.
Pada Minggu pagi, pemerintah kota Monschau meminta warga di tiga distrik pinggiran dekat perbatasan untuk sementara meninggalkan kawasan tersebut. Imbauan dikeluarkan karena risiko kesehatan akibat asap belum dapat sepenuhnya dikesampingkan.
Kebakaran di High Fens menjadi salah satu kebakaran hutan terbesar yang terjadi di Belgia dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi cuaca panas dan kering turut meningkatkan risiko penyebaran api.
Gelombang panas kembali melanda Belgia pekan ini. Suhu di sejumlah wilayah bahkan mencapai sekitar 37 derajat Celsius pada Jumat. [AP/abc news]
Share berita ini