AS Serang Iran Lagi, Teheran Ancam Balas dan Selat Hormuz Kian Memanas

DIALEKSIS.COM | AS - Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan udara ke Iran untuk malam kesembilan berturut-turut. Media Iran melaporkan ledakan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sirik, Jask, Tabriz, Chabahar, Mahshahr, dan Imam Khomeini.

Militer AS menyatakan operasi tersebut bertujuan melemahkan kemampuan militer Iran yang disebut digunakan untuk menyerang kapal dagang di Selat Hormuz. Di sisi lain, Teheran menegaskan akan membalas serangan tersebut.

Media Iran juga melaporkan gelombang rudal baru diluncurkan ke sejumlah aset militer AS di kawasan. Sementara itu, beberapa negara Teluk seperti Kuwait, Bahrain, dan Yordania meningkatkan kewaspadaan setelah muncul ancaman drone dan rudal yang dikaitkan dengan Iran.

Ketegangan di Selat Hormuz juga terus meningkat. Washington mengklaim menerapkan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran, sedangkan Teheran menyatakan akan menindak kapal yang melanggar aturan navigasi yang diberlakukannya di kawasan tersebut.

Di tengah eskalasi konflik, militer AS mengumumkan seorang tentaranya kembali tewas di Irak utara. Dengan demikian, jumlah personel militer AS yang tewas sejak konflik pecah pada 28 Februari mencapai 17 orang, sementara lebih dari 420 lainnya mengalami luka-luka.

Konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran tersebut telah menewaskan ribuan orang, terutama di Iran dan Lebanon, serta memicu gangguan pasokan energi global dan meningkatkan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi dunia. [Aljazeera, Reuters]

Share berita ini

dialeksis.com