SMKN 2 Banda Aceh Dukung Penuh Program Pemberian TTD Kepada Remaja Putri

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 2 Banda Aceh, Sri Hesti Handayani, S.Pd mengatakan pihaknya sangat mendukung program pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri di SMKN 2 Banda Aceh.

Di sekolah sendiri, tambahnya, penjadwalan pemberian suplemen penambah darah ini dilakukan setiap hari Senin.

"Kami sangat mendukung program ini apalagi bagus dan bermanfaat. Jikalau ada gebrakan yang dilakukan pemerintah kami tetap mendukung dengan sepenuh hati. Alhamdulillah program ini terlaksana dengan baik di sekolah kami," kata Sri Hesti saat diwawancara Dialeksis.com, Kamis (1/12/2022).

Ia menambahkan dalam menjalankan program ini, pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Banda Raya. Setelah itu, pihaknya melakukan pemberian tablet penambah darah dengan sendirinya kepada para siswinya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 2 Banda Aceh, Sri Hesti Handayani, S.Pd. [Foto: for Dialeksis.com]

"Program GISA itu Alhamdulillah sudah kami laksanaka. Penjadwalan pemberian tablet ini kami berikan setiap hari Senin. Sebelumnya kami kerja sama dengan pihak Puskesmas. Seterusnya kami tetap melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas Banda Raya dimana pemberian tablet tambah darah selanjutnya kami kasih sendiri," kata Sri Hesti.

Ia juga mengungkapkan, sejauh pemberian tablet tersebut diterapkan, belum ada ditemukan efek negatif yang didapatkan pihaknya kepada remaja putri, siswi sekolah mereka.

"Kalau efek positif pasti ada dan peredaran darah yang ada akan bagus sehingga dapat mencerdaskan remaja putri di sekolah. Alhamdulillah untuk siswi di SMKN 2 tidak ada efek negatif yang diperoleh, justru mereka senang," ujarnya.


Sri Hesti menambahkan kalau saat ini tidak ada kendala bagi mereka yang mengonsumsi suplemen tablet penambah darah.

"Mereka kami kasih setiap hari senin dan mereka mau minum suplemen tersebut," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Program GISA (Gerakan Imunisasi dan Stunting Aceh) merupakan ikhtiar penanganan untuk menurunkan angka stunting di Aceh, yang salah satunya pemberian TTD selama 52 minggu kepada siswi/santri putri.

Program GISA ini pun sejalan dengan program nasional dari Kementerian Kesehatan, yaitu Aksi Bergizi yang kegiatannya selain pemberian TTD juga ada edukasi kesehatan, seperti aktivitas fisik dan bagaimana membentuk pola hidup sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif mengatakan pemberian tablet tambah darah selama 52 minggu untuk remaja putri merupakan bentuk pencegahan agar tidak terjadi anemia sejak dini.

"Ini dilakukan guna mencegah anemia pada ibu hamil sejak usia dini. Maka bagi remaja putri penting secara rutin mengkonsumsi TTD," ujarnya kepada Dialeksis.com, Sabtu (29/10/2022).

dr Hanif juga berpesan agar remaja putri membudayakan aktivitas fisik, membiasakan sarapan melalui gizi seimbang, sehingga menghasilkan remaja putri yang sehat, berprestasi, tidak anemia dan melahirkan generasi yang sehat dan tidak stunting. [ADV]

Share berita ini

dialeksis.com