Petugas Posyandu Nilai Pentingnya Konsumsi Tablet Penambah Darah Bagi Ibu Hamil

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pentingnya konsumsi tablet penambah darah pada ibu hamil, khususnya ibu hamil penderita Anemia.

Diketahui, Anemia merupakan masalah kesehatan yang bakal berbahaya bagi wanita terutama pada saat kehamilan. Anemia dapat mengakibatkan produktivitas menurun. Pada ibu hamil, anemia berpotensi membuat janin tidak tumbuh dengan baik.

Untuk itu, dibutuhkan tablet tambah darah selama masa kehamilan, pemberian minimal sebanyak satu kali sehari, selama 90 hari selama masa kehamilan. 

Menanggapi hal itu, Nofriana selaku Ketua Posyandu Desa Lambung Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh mengatakan, tingkat kepatuhan ibu hamil yang mengkonsumsi tablet tambah darah masih rendah. 

“Bagi yang mau berikhtiar mereka mau konsumsi, ada sebagian nggak cocok dan nggak tahan dengan reaksi obatnya,” kata dia saat diwawancarai Dialeksis.com, Senin (7/11/2022). 

Sebagai informasi, efek samping dari tablet penambah darah ialah perut merasa tidak enak, mual, susah BAB, tinja berwarna hitam. Hal ini dinilai tidak berbahaya, pastinya konsumsi setelah makan malam menjelang tidur.


Selama ini, ibu hamil di desa Lambung, belum ada yang mengalami penyakit anemia yang akut, hanya anemia biasa karena sudah ada upaya pencegahan sejak awal dengan dari pemberian TTD. 

Kata Nofriana, pihak Posyandu tidak hanya memberikan kepada ibu hamil. TTD juga diperuntukkan kepada remaja putri. Namun, sebagian remaja bingung dan orangtuanya tidak memberikan atau tidak mengambil di Posyandu. 

“Kita sudah beritahukan ke grup, ibu-ibu bagi yang mempunyai remaja Putri agar mengambil TTD, kendalanya karena kurang respons dari orangtua, tapi sebagian yang memang rutin dikonsumsi mereka selalu minta,” terangnya. 

Menurut Nofriana, anemia akan sangat berbahaya jika tidak mencegah dari awal karena risiko bukan hanya si ibu tapi ke anak juga, si anak nanti pertumbuhannya kurang normal. 

“Sebaiknya ibu hamil kesampingkan ego kita karena rata-rata mereka nggak mau konsumsi karena mereka nggak sanggup dengan reaksinya. Kesampingkan ego demi kesehatan janin dan kesehatan ibu agar tingkat kematian anak dan ibu hamil akan berkurang,” pungkasnya. [ADV]

Share berita ini

dialeksis.com