DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kekurangan sel darah merah karena rendahnya level zat besi dalam tubuh bisa menimbulkan anemia. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa pun, terutama ibu menyusui.
Kondisi anemia pada ibu menyusui biasanya tak disadari, karena tetap bisa memberikan ASI. Hal ini sebenarnya tak boleh dibiarkan karena bisa berdampak buruk pada kesehatan ibu secara jangka panjang. Sebagai salah satu bentuk pencegahan penyakit anemia, pemerintah sudah memberikan tablet tambah darah untuk ibu hamil.
Diketahui, anemia merupakan masalah kesehatan yang bakal berbahaya bagi wanita terutama pada saat kehamilan. Anemia dapat mengakibatkan produktivitas menurun. Pada ibu hamil, anemia berpotensi membuat janin tidak tumbuh dengan baik.
Salah satu ibu menyusui di Kecamatan Lueng Bata Banda Aceh, Khairani mengatakan dirinya rutin mengonsumsi makanan yang kaya zat besi agar menghasilkan ASI yang berkualitas tinggi dan membuat berat badan bayi juga menjadi normal.
"Selama menyusui, sekarang saya sering konsumsi makanan yang kaya akan zat besi seperti bayam, kacang-kacangan, daging sapi, ayam, dan makanan yang diperkaya zat besi seperti roti, sehingga dapat meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh," kata Khairani kepada Dialeksis.com, Kamis (10/11/2022).
Hal itu dilakukan, kata dia, untuk mengatasi anemia selama menyusui. Bahkan sebelum melahirkan, pada masa kehamilan, Khairani juga rutin mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) yang diberikan petugas Posyandu.
"Dulu saya juga konsumsi tamblet tambah darah selama hamil. Setelah melahirkan sekarang saya konsumsi obat penyembuhan pasca operasi," jelasnya.
Anemia pada ibu menyusui merupakan kelanjutan dari anemia selama kehamilan yang tidak tertangani dengan baik. Munculnya anemia pada ibu menyusui dapat terjadi karena berbagai hal, antara lain kurangnya suplementasi zat besi selama kehamilan; perdarahan yang banyak saat proses melahirkan; dan kondisi nifas yang bisa menyebabkan ibu menyusui rentan mengalami anemia.
Untuk diketahui, terdapat beberapa cara untuk mengatasi anemia pada ibu menyusui, diantaranya mengonsumsi suplemen zat besi, transfusi darah, mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, ibu menyusui perlu mengonsumsi makanan kaya vitamin C dan perlu juga memperbanyak istirahat. [ADV]
Share berita ini