UPZIS PNL dan Baitul Mal Aceh Salurkan Rp137 Juta untuk 137 Penerima Bantuan Pendidikan

DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan mahasiswa terus diperkuat Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL). Melalui Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS), PNL berkolaborasi dengan Satgas Bencana Baitul Mal Aceh menyalurkan bantuan pendidikan sebesar Rp137 juta kepada 137 penerima manfaat.

Penyerahan bantuan berlangsung di Ruang Theater Lantai V, Gedung Training Development Center (TDC) PNL, Rabu (14/10/2026). Sebanyak 129 mahasiswa PNL dan delapan remaja Masjid Al-Bayan PNL menerima bantuan masing-masing Rp1 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan.

Direktur PNL, Assoc. Prof. Dr. Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., menyampaikan apresiasi kepada para dosen, pengelola UPZIS PNL, serta Baitul Mal Aceh yang telah berkontribusi membantu mahasiswa, khususnya mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan juga investasi kemanusiaan untuk memastikan generasi muda tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan dan meraih masa depan.

“Jangan sampai keterbatasan ekonomi menjadi alasan terhentinya sebuah impian. Bantuan ini bukan sekadar penyaluran dana, melainkan ikhtiar bersama untuk menjaga agar harapan mereka tetap hidup,” ujar Rizal.

Rizal menegaskan, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga harus membangun lingkungan pendidikan yang memiliki kepekaan sosial. Kepedulian terhadap mahasiswa kurang mampu, menurutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab moral sebuah institusi pendidikan.

Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika PNL untuk memperkuat budaya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan meningkatnya partisipasi, semakin banyak mahasiswa yang berpeluang memperoleh bantuan pendidikan.

Sementara itu, Ketua UPZIS PNL, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Ridwan, M.T., menjelaskan bahwa penghimpunan zakat, infak, dan sedekah sepanjang 2025 mencapai Rp109.257.671. Dana tersebut berasal dari 72 penyetor zakat dan satu pemberi infak.

Dari hasil penghimpunan tersebut, UPZIS PNL menyalurkan Rp87 juta kepada 79 mahasiswa dari enam jurusan dan delapan remaja Masjid Al-Bayan PNL.

Selain itu, Satgas Bencana Baitul Mal Aceh memberikan bantuan Rp50 juta kepada 50 mahasiswa yatim dan kurang mampu. Seluruh bantuan disalurkan melalui rekening BCA Syariah Lhokseumawe.

Ridwan berharap program tersebut terus berkembang sehingga semakin banyak mahasiswa yang terbantu menyelesaikan pendidikan tanpa harus menghadapi hambatan biaya.

Kolaborasi PNL dan Baitul Mal Aceh ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengelolaan zakat yang tepat sasaran dapat menjadi instrumen penting dalam memperluas akses pendidikan.

Melalui bantuan tersebut, keterbatasan ekonomi diharapkan tidak lagi menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi dan mewujudkan cita-citanya. [*]

Share berita ini

dialeksis.com