Sumur Minyak Peninggalan Belanda di Aceh Timur Meledak

DIALEKSIS.COM | Aceh Timur - Sumur minyak tradisional di Desa Seuneubok Lapang, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur kembali meledak hingga menelan korban jiwa. 

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (13/10) dini hari. Akibat dari meledaknya sumur tradisional tersebut satu orang meninggal dunia dan dua warga kritis akibat luka bakar hingga 80 persen.

Adapun korban meninggal dunia (MD) bernama David dan dua warga dalam kondisi kritis bernama Zaini Kaoy dan M Amin. 

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, kejadian itu bermula ketika Zaini sedang memasang pipa kompresor, sedangkan David bersama M Amin dan Nasroel memasak di gubuk yang dekat dengan telaga minyak tersebut.

“Ketika Zaini melakukan pemasangan pipa, tiba-tiba ada letupan api yang diduga gas yang berasal dari dalam telaga dan menyambar gubuk, yang dimana akibat letupan tersebut mengakibatkan kebakaran,” ucapnya kepada Dialeksis.com, Jumat (14/10/2022). 

Dia menyebutkan, M Amin dan Zaini berhasil menyelamatkan diri, sedangkan David meninggal dunia di gubuk tempat ia memasak. Sedangkan, Nasroel ketika terjadinya kebakaran sudah tidak ada di lokasi. 


“M Amin dan Zaini selamat, David meninggal dunia di gubuk tempat dia memasak. M Amin dan Zaini kemudian meminta pertolongan kepada security PT PPP untuk dibawa kerumah sakit,” sebutnya.

 Dia menyebutkan bahwa sumur tersebut merupakan peninggalan Belanda. “Jadi aktivitas yang dilakukan Zaini dan kawan-kawan untuk menghidupkan kembali sumur telaga tersebut agar dapat menghasilkan minyak mentah,” ucapnya.

“Saat ini sudah tak ada semburan gas lagi di lokasi kejadian karena api menyala hanya berlangsung 20 menit dan berhasil dipadamkan oleh warga,” pungkasnya. [ftr/bna]

Share berita ini

dialeksis.com