DIALEKSIS.COM | Sabang - Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dan koordinasi antardaerah untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Aceh.
Hal itu disampaikan Suradji saat membuka Rapat Koordinasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Se-Aceh Tahun 2026 di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang, Rabu (7/10/2026).
Menurut Suradji, keberagaman suku, budaya, adat istiadat, bahasa, agama, hingga latar belakang sosial merupakan kekayaan Aceh yang harus dijaga bersama.
Ia menilai FPK memiliki peran penting sebagai wadah komunikasi dan koordinasi untuk memperkuat persatuan serta menjaga keharmonisan masyarakat.
“Pembauran kebangsaan bukan berarti menghilangkan perbedaan, tetapi bagaimana perbedaan tersebut dapat menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang rukun, saling menghormati dan memiliki semangat kebersamaan,” ujar Suradji.
Suradji juga mengingatkan tantangan dari perkembangan teknologi informasi dan media sosial, terutama penyebaran informasi yang belum tentu benar dan narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Karena itu, ia mengajak FPK se-Aceh memperkuat komunikasi, literasi dan kewaspadaan masyarakat. Ia berharap rakor tersebut menghasilkan gagasan serta langkah nyata untuk memperkuat koordinasi dan jejaring FPK di seluruh Aceh.
“Mari kita bangun Aceh yang aman, damai, harmonis dan inklusif, dengan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan,” tutupnya. [*]
Share berita ini