Saiful Bahri Temui Para Mahasiswa Yang Unjuk Rasa: Kami Dukung dan Akan Meneruskan Aspirasi Ini

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Saiful Bahri menemui para mahasiswa/i yang ikut demo terkait naiknya harga BBM.

Dirinya mengungkapkan bahwa juga ikut mendesak dan menolak terkait naiknya harga BBM. Pernyataan itu disampaikan olehnya ketika menerima ratusan mahasiswa yang berunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM pada Senin malam (5/9).

“Atas nama lembaga DPR Aceh, kami mendukung dan akan meneruskan aspirasi ini yang disampaikan oleh mahasiswa,” katanya ketika menerima para mahasiswa yang ikut unjuk rasa yang juga ikut didampingi oleh anggota DPRA lainnya. 

Aksi unjuk rasa oleh mahasiswa tersebut dilakukan di depan Gedung DPRA, unjuk rasa itu dilakukan karena adanya keputusan menaikkan harga BBM.

[Foto: For Dialeksis]


Kenaikan harga BBM ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi persnya yang ditayangkan secara luring dan daring melalui Youtube Sekretariat Presiden pada Sabtu (3/9/2022). 

Saat ini, harga Pertalite menjadi Rp 10.000 per liternya dan Solar menjadi Rp 6.800 per liternya. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam konferensi persnya bersama Presiden RI.

Dalam unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa di depan Gedung DPRA, Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, Mahmuddin. 

Dalam tuntutan para aksi unjuk rasa, Ia menegaskan menolak keputusan pemerintah terkait kenaikan harga BBM bersubsidi.

“Kami menolak keputusan pemerintah terkait kenaikan harga BBM bersubsidi yang akan berdampak buruk bagi perekonomian masyarakat Indonesia,” kata Mahmuddin. 


Para mahasiswa juga menuntut pemerintah agar membuat formula alternatif disamping mendistribusikan Bansos dan BLT.  Kemudian, Pemerintah juga didesak membuat regulasi penyaluran BBM bersubsidi dengan data yang terukur dan tepat sasaran.

Para aksi unjuk rasa menuntut juga pemerintah untuk segera mencabut kebijakan kenaikan tarif listrik dan meminta DPR RI menolak proposal terkait kenaikan harga BBM. [ftr]

Share berita ini

dialeksis.com