RSUD Tgk Abdullah Syafi’i Terima 12 Korban Insiden Penembakan di Pidie, Satu Meninggal Dunia

DIALEKSIS.COM | Sigli - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Abdullah Syafi’i Beureunuen, Kabupaten Pidie, menerima sebanyak 12 orang setelah insiden penembakan yang terjadi di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Rabu (4/11/2026).

Direktur RSUD Tgk Abdullah Syafi’i, Kamaruzzaman, mengatakan jumlah tersebut merupakan data pasien yang masuk hingga pukul 21.30 WIB.

"Dari 12 orang tersebut, satu orang meninggal dunia, satu orang perempuan, tujuh orang mengalami luka dan memar, serta tiga orang lainnya dengan keluhan sakit lain," kata Kamaruzzaman saat dikonfirmasi media dialeksis.com, Kamis (5/11/2026).

Ia menjelaskan, korban meninggal dunia merupakan seorang laki-laki berusia 20 tahun. Saat tiba di rumah sakit, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan rincian tersebut, dari total 12 orang yang masuk ke RSUD Tgk Abdullah Syafi’i, satu orang meninggal dunia, sementara 11 orang lainnya tercatat dengan kondisi berbeda.

Ia menjelaskan, korban meninggal dunia merupakan seorang laki-laki berusia 20 tahun. Korban tiba di rumah sakit dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia diketahui bernama Abzalul Riza, warga Gampong Baro, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie. Ia tiba di RSUD Tgk Abdullah Syafi’i sekitar pukul 17.05 WIB.

Sebelumnya, dilaporkan telah terjadi penembakan terhadap warga sipil saat masyarakat menggelar kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie. 

Kegiatan itu turut diwarnai pengibaran bendera Bintang Bulan yang kemudian memicu ketegangan antara aparat dan masyarakat. Situasi tersebut menyebabkan sejumlah warga menjadi korban. [nh]

Share berita ini

dialeksis.com