Polio di Aceh Bertambah Menjadi 4 Kasus

DIALEKSIS.COM | Pidie - Kasus Polio di Aceh kini bertambah yakni menjadi 4 kasus. Kasus Polio ini terjadi dalam satu wilayah yakni di Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie.

Dilansir dari CNN Indonesia, hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, Arika Aboebakar, Rabu (23/11/2022).

Dia mengungkapkan, Tiga anak yang positif polio tersebut dalam kondisi sehat dan tidak memiliki keluhan, tidak seperti pada kasus anak pertama yang mengakibatkan lumpuh layu.

"Kita temukan masih dalam Kecamatan Mane, tidak jauh dari posisi yang pertama," ucapnya.

Saat ini, pihaknya terus melakukan identifikasi kasus dan melakukan edukasi serta sosialisasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama demi mendukung masyarakat yang memiliki anak untuk mau di imunisasi. 

“Imunisasi dasar akan dilakukan dalam dua tahap khusus di Pidie. Pertama akan digelar pada 28 November dan tahap kedua 5 Januari 2023,” ungkapnya.


Dikutip dari Serambinews, sebelumnya, Kepala Dinkes Aceh, dr Hanif mengatakan, kasus polio di Pidie, berdasarkan keterangan dari keluarga AK (7) bahwa ia tidak mendapat imunisasi. 

“Saat AK hendak dibawa untuk imunisasi, anak tersebut mengalami demam, sehingga orang tuanya tidak membawa anaknya untuk imunisasi, sedangkan adik dan kakaknya ada imunisasi lengkap,” ujarnya kepada awak media pada Senin (21/11/2022).

Dia mengungkapkan, di Indonesia kasus polio di Pidie merupakan kasus pertama ditemukan. “Kasus terakhir Polio di Aceh ditemukan pada tahun 2006 silam, tepat di Aceh Tenggara dengan satu kasus,” ucapnya.

dr Hanif mengatakan, penanganan kasus Polio melibatkan semua pihak, sebab Kejadian Luar Biasa (KLB) polio menjadi kasus nasional.

Langkah yang dilakukan berupa pemeriksaan terhadap anak, kondisi lingkungan, fasilitas di rumahnya, status imunisasi dan sebagainya. []

Share berita ini

dialeksis.com