PKS Aceh Gelar Rakor Sekretaris DPD Se-Aceh, Perkuat Tata Kelola Organisasi

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh menggelar Rapat Koordinasi Sekretaris DPD PKS se-Aceh dan Workshop Supermonev di Banda Aceh, 11-12 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PKS Aceh memperkuat konsolidasi, tata kelola organisasi, serta sistem monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program di tingkat daerah.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wasekjen DPP PKS, Tomy Agus M, S.Si, yang hadir mewakili Sekjen DPP PKS Muhammad Kholid.

Rakor dan Workshop Supermonev diikuti para sekretaris DPD PKS dari seluruh Aceh. Para peserta mendapatkan penguatan terkait koordinasi organisasi, monitoring, serta evaluasi terhadap berbagai program dan kerja-kerja kepartaian di daerah.

Sekretaris Umum (Sekum) DPW PKS Aceh, H. Kasibun Daulay, SH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat Sekum DPW PKS se-Indonesia yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Menurut Kasibun, koordinasi antara DPW dan DPD perlu terus diperkuat agar setiap agenda organisasi tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi juga dapat dipantau dan diukur pelaksanaannya.

“Ini merupakan bagian dari tindak lanjut rapat Sekum DPW PKS se-Indonesia sebelumnya. Rakor ini diperlukan sebagai bentuk kerja yang terkoordinasi dan terukur,” kata Kasibun kepada media dialeksis.com, Sabtu (12/9/2026).

Ia mengatakan sekretariat memiliki posisi penting dalam memastikan roda organisasi berjalan secara tertib. Karena itu, kesamaan pemahaman, pola kerja, serta sistem monitoring dan evaluasi perlu dibangun di seluruh tingkatan struktur PKS di Aceh.

"DPW PKS Aceh menargetkan sistem kerja di tingkat DPD semakin tertib, terarah, dan terukur sehingga setiap program dapat dievaluasi secara berkala dan menjadi dasar dalam menentukan langkah organisasi selanjutnya," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar, ST, meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan serius.

Menurutnya, penguatan kapasitas sekretariat dan sistem monitoring menjadi bagian dari persiapan organisasi menghadapi berbagai target dan agenda PKS ke depan.

“Saya meminta seluruh peserta serius mengikuti kegiatan ini karena sangat penting. Kita berharap dukungan dari segenap tim di DPD PKS masing-masing demi mengejar target-target ke depan,” ujar Ismunandar.

Ismunandar juga menekankan penting soliditas seluruh jajaran dalam menerjemahkan target organisasi menjadi kerja nyata. Menurutnya, pencapaian target membutuhkan kerja bersama seluruh struktur, bukan hanya satu atau dua pihak.

Selain penguatan internal organisasi, kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang untuk memberikan perspektif dan wawasan kepada peserta.

Di antaranya akademisi dan pengamat politik Dr. Ir. Aryos Nivada, S.P., M.A., Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Rustam Effendi, S.E., M.Econ., serta Guru Besar UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. phil. Saiful Akmal, M.A.

Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan para pengurus PKS Aceh dalam memahami dinamika organisasi, politik, ekonomi, serta berbagai tantangan yang dihadapi ke depan. [nh]

Share berita ini

dialeksis.com