Pemkab Abdya Buka Beasiswa untuk 40 Santri 2026, Bantuan Rp1,14 Juta per Orang

DIALEKSIS.COM | Blangpidie - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Pendidikan Dayah Abdya membuka programbeasiswa bagi 40 santri kurang mampu dan berprestasi pada Tahun Anggaran 2026.

Beasiswa ini khusus ditujukan bagi santri asal Abdya yang sedang menimba ilmu atau mondok di dayah maupun pesantren di luar wilayah Kabupaten Abdya.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Abdya, Tgk Junaidi Abdullah, mengatakan program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan santri, terutama mereka yang membutuhkan dukungan biaya selama menuntut ilmu di pesantren.

"Program ini diperuntukkan bagi santri kurang mampu dan berprestasi yang mondok di dayah luar Abdya," kata Tgk Junaidi, Senin (12/10/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun ini kuota beasiswa disediakan untuk 40 orang santri. Anggaran beasiswa ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dengan total alokasi Rp45.600.000.

"Setiap santri yang lolos seleksi sebagai penerima nantinya akan menerima bantuan sebesar Rp1.140.000," ujarnya.

Mengenai pembagian kuota antara kategori kurang mampu dan berprestasi, Junaidi menyebutkan formulasinya masih dalam tahap pembahasan. Namun total alokasi dipastikan tetap untuk 40 santri.

"Seandainya dalam keluarga tersebut terdapat santri yang kurang mampu dan berprestasi yang memenuhi persyaratan, maka beasiswa hanya dapat diberikan untuk satu orang santri," sebutnya.

Junaidi menambahkan, program beasiswa ini merupakan komitmen nyata Pemkab Abdya dalam memperluas dukungan pendidikan keagamaan dan menjadi program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan santri.

"Program ini sekaligus mendukung kebijakan Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati Abdya dalam meningkatkan kualitas pendidikan santri. Jika selama ini beasiswa identik untuk pelajar dan mahasiswa, kini pemerintah daerah membuktikan kepedulian kepada para santri. Perhatian Pak Bupati sangat luar biasa, tidak hanya melalui beasiswa, tetapi juga lewat pelatihan kader da'i dan da'iyah serta program tahfiz Al-Qur'an," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Junaidi, program beasiswa santri tersebut direncanakan akan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya sebagai bagian dari program prioritas pemerintah daerah dalam mendukung anak-anak yang belajar di pesantren luar daerah.

"Melalui program ini, kita berharap dukungan terhadap pendidikan santri semakin meningkat, sekaligus membuka kesempatan bagi santri kurang mampu dan berprestasi untuk melanjutkan pendidikan agama dengan lebih baik," ungkapnya.

Syarat dan Jadwal Seleksi

Junaidi menyebutkan calon penerima beasiswa wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.

Syarat tersebut meliputi surat permohonan yang ditujukan kepada Bupati Abdya, fotokopi KTP orang tua dan KK yang berdomisili di Abdya, surat aktif mondok dari dayah terkait yang ditandatangani pejabat berwenang, fotokopi kartu tanda santri, fotokopi transkrip nilai atau rapor yang telah dilegalisir dengan prestasi peringkat 1 hingga 5.

Selain itu, peserta juga harus melampirkan fotokopi buku rekening Bank Aceh Syariah atas nama pribadi penerima, berusia maksimal 20 tahun saat mengajukan permohonan, surat pernyataan tidak menerima beasiswa dari pihak lain bermaterai Rp10.000, setiap KK hanya dapat mengajukan satu orang penerima, dan surat keterangan kurang mampu yang diterbitkan Keuchik gampong masing-masing.

"Untuk tahapan seleksi, pendaftaran dimulai sejak tanggal 12 hingga 23 Oktober 2026, sementara seleksi berkas administrasi mulai 26 hingga 30 Oktober 2026, sedangkan pengumuman hasil seleksi tanggal 2 November 2026," pungkasnya. [*]

Share berita ini

dialeksis.com