DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sejak dibukanya kembali penerbangan internasional di Aceh jumlah penerbangan dari Aceh-Internasional meningkat drastis.
Berdasarkan data Jaringan Survei Inisiatif (JSI), pada Desember 2020 data mobilitas penumpang Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), yakni mencapai 36.187 orang, sementara pada April 2021 yakni hanya mencapai 32.470 penerbangan.
Saat ini sudah ada 3 maskapai yang melayani penerbangan di Aceh, mau itu Nasional maupun Internasional yakni Air Asia, Firefly dan Lion Group.
Manajer Operasional dan Service PT Angkasa Pura, Sukarni menyebutkan masyarakat yang melakukan aktivitas penerbangan internasional di Aceh termasuk tinggi.
“Terkait penerbangan internasional itukan sebenarnya sudah launching sejak Oktober 2022 lalu. Sebelumnya sejak Covid-19 memang tutup dulu sementara (Penerbangan Internasional_Red),” katanya kepada Dialeksis.com, Selasa (6/12/2022).
“Kita dari Angkasa Pura bersama Pemerintah Daerah, pihak perhubungan, Mendagri, Gugus Tugas atau Satgas dan pihak lainnya saling koordinasi, dan alhamdulillah pada Oktober sudah dibuka kembali penerbangan Internasional lagi di Aceh tepatnya di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM),” sambungnya.
Lanjutnya, dia mengatakan adapun dampak ke masyarakat yakni kini masyarakat Aceh sudah bisa melakukan penerbangan Internasional dari Aceh tanpa harus ke Medan.
“Kini masyarakat Aceh yang berada di Malaysia yakni Penang-Kuala Lumpur sudah bisa langsung terbang ke Aceh, atau sebaliknya masyarakat Aceh yang ingin berobat juga sudah bisa berangkat langsung dari Aceh,” ujarnya.
Dia menyebutkan, total flight secara umum di Aceh mencapai 80-90 persen dari yang tersedia di maskapai. “Dengan jumlah demand sekarang, Air Asia jumlah penerbangan itu seminggu 2 kali, Firefly juga seminggu 2 kali. Jadi untuk periode Oktober, AirAsia merencanakan penerbangan seminggu 5 kali. Firefly juga demikian, namun izin rutenya belum dikeluarkan oleh Kementerian,” ujarnya.
“Untuk saat ini Firefly masih 2 kali yakni di Senin dan Jumat, sedangkan Air Asia sudah 5 kali seminggu yakni di hari, Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu, dan itu untuk penerbangan internasional,” sambungnya lagi. [ftr/bna]
Share berita ini