DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Eks Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, dr. H. Nevirizal, M.Kes., kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait polemik yang menyeret nama putrinya, Dea Arranoya. Permohonan maaf tersebut disampaikan menyusul munculnya sejumlah akun bodong yang mengatasnamakan Dea dan kembali mengunggah konten yang dinilai menyakiti perasaan publik.
Dalam wawancara melalui sambungan telepon pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Nevirizal mengaku prihatin atas munculnya kembali unggahan-unggahan yang memicu kegaduhan di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa keluarganya masih merasakan dampak berat dari persoalan yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Saya tetap menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini,” kata Nevirizal.
Menurutnya, polemik yang berkembang tidak hanya berdampak pada dirinya secara pribadi, tetapi juga memengaruhi kondisi keluarganya. Ia mengaku keluarganya saat ini sedang berupaya bangkit dari situasi yang sulit akibat sorotan publik yang muncul belakangan ini.
Nevirizal berharap masyarakat dapat melihat persoalan tersebut secara lebih jernih dan tidak mudah terpancing oleh aktivitas akun-akun yang tidak bertanggung jawab serta mengatasnamakan putrinya.
“Secara kekeluargaan, kondisi ini membuat kami terpuruk. Kami butuh dukungan dan support dari masyarakat yang ada di sini untuk melihat masalah ini secara jernih dengan tidak lagi memancing kegaduhan dengan memunculkan akun-akun bodong,” ujarnya.
Ia juga mengimbau pihak-pihak yang membuat maupun mengelola akun palsu tersebut agar menghentikan aktivitas yang berpotensi memperkeruh suasana dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Nevirizal menegaskan bahwa keluarganya telah mengambil pelajaran dari peristiwa yang terjadi dan berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang.
“Saya mengimbau, mohon sudikiranya kami diberikan maaf dan kami juga berjanji tidak akan mengulangi lagi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan pengertian kepada keluarganya selama menghadapi persoalan tersebut.
“Atas pemahaman, dukungan, dan pengertian semua masyarakat, kami haturkan terima kasih yang teramat sangat,” pungkas Nevirizal.
Sebelumnya, nama Dea Arranoya sempat menjadi sorotan publik setelah beredarnya unggahan di media sosial yang memicu berbagai reaksi masyarakat.
Belakangan, muncul kembali sejumlah akun yang mengatasnamakan dirinya dan mengunggah konten serupa sehingga memunculkan polemik baru di ruang publik.
Share berita ini