DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - DPW Partai NasDem Aceh mengapresiasi pemberian peringkat pertama kepala daerah berkinerja baik se-Indonesia yang diberikan oleh mendagri kepada Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki.
Penilaian ini dilakukan dalam beberapa aspek, yaitu aspek pemerintahan, pembangunan dan sosial. Kemendagri memberi penilaian tersebut dengan menilai aspek pemerintahan, pembangunan dan sosial terhadap kinerja PJ Gubernur Aceh.
Di samping itu, DPW NasDem Aceh melihat aspek pemerintahan Aceh masih belum terlihat arah kebijakan anggaran terhadap penanganan inflasi sebagaimana amanat presiden kepada seluruh kepala daerah untuk menangani inflasi di daerah masing-masing.
“Sebagaimana kita ketahui Aceh masih berada pada posisi inflasi urutan ke lima di nasional,” ujar Wakil Ketua DPW NasDem Aceh, Thamren Ananda dalam siaran pers yang diterima Dialeksis.com, Banda Aceh, Rabu (21/12/2022).
Selain itu, Thamren juga menyarankan agar Pj Gubernur Aceh lebih sering ada di Aceh. “Sebagai saran kami untuk PJ Gubernur sebaiknya lebih banyak meluangkan waktunya di Aceh dari pada di Jakarta. Perlu kami tegaskan NasDem Aceh, akan selalu mendukung kebijakan PJ Gubernur yang positif untuk Aceh, demiki kemajuan Aceh,” pungkasnya.
Hal tersebut mendapat tanggapan dari Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA dalam keterangannya yang diterima Dialeksis.com, Kamis (22/12/2022).
“Kalo kita lihat pernyataan Tamren Ananda berarti jelas terkait inflasi dia tidak paham data terkini. Yang dia sampaikan adalah data lama awal-awal hantaman inflasi. Sedangkan sekarang Aceh salah satu provinsi terbaik dalam pengendalian inflasi,” ujarnya.
Lanjutnya, pada awal-awal hantaman inflasi seluruh Indonesia, pada Juli-agustus Aceh berada pada posisi 5 secara Nasional, tapi atas langkah-langkah strategis dan terpadu yang dilakukan Gubernur bersama Stakeholder saat ini menurun pada posisi 23 nasional, bahkan Desember ini tren positif terus terjadinya penurunan.
“Pengendalian ini tidak terlepas dari tata kelola pemerintahan yang baik terutama koordinasi lintas instansi dan pemerintahan kab/kota yang dimasifkan oleh Pj. Gubernur. Dan hal ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat,” katanya.
“Pengendalian inflasi tidak hanya bicara anggaran, tetapi bagaimana kita mengendalikan ketersediaan dan distribusi barang terutama kebutuhan pokok masyarakat,” sambungnya.
“Kita tidak terpaku pada apresiasi dan penilaian yang diberikan Mendagri bahwa Pj. Gubernur Aceh urutan nomor 1 terbaik secara Nasional, namun hal itu menjadi barometer bagi Gubernur dan pemerintah Aceh untuk berbuat lebih baik lagi. Semua kritik dan saran tentu sangat kita harapkan demi Aceh yang lebih baik lagi,” sambungnya lagi.
Terkait saran untuk Pj Gubernur Aceh agar harus sering di Aceh, dirinya memastikan selain urusan dinas, Gubernur selalu ada di Aceh. “Sebenarnya saran ini sendiri merupakan sindiran halus Tamren terhadap Ketua Nasdem Aceh. Sangat kita maklumi,” pungkasnya. []
Share berita ini