Minimnya Perhatian Bagi Atlet dari Pemkab Aceh Utara, Begini Tanggapan Lifter Nurul Akmal

DIALEKSIS.COM | Aceh Utara - Lifter Olimpiade asal Aceh Utara, Nurul Akmal dipastikan tidak mendapat bonus dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Aceh Utara atas prestasinya.

Nurul diketahui ikut dalam kontingen Indonesia dalam Olimpiade Tokyo 2021 dan finish pada urutan lima besar. 

Sejak berprestasi di event dunia Olimpiade 2021 hingga meraih medali perak pada ajang SEA Games 2022, pemerintah Kabupaten Aceh Utara tak pernah memberikan apapun apresiasi untuk gadis itu.

Sebelumnya, Dinas sempat berjanji akan menganggarkan dana dalam APBD-Perubahan Aceh Utara 2022 untuk bonus atlet satu-satunya dari Aceh Utara yang bertaraf Internasional itu. 

Hingga keluar pernyataan, dari Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Aceh Utara, Saifuddin menyebutkan, tidak ada anggaran untuk bonus atlet Nurul Akmal.

“Kami ada usulkan, namun tidak teranggarkan. Jadi tidak ada dana,” kata Saifuddinseperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (30/11/2022)

“Sudah kami usulkan, tapi tidak dianggarkan,” terangnya. 


Sementara itu, Nurul Akmal sendiri tak dapat berkomentar lebih jauh terkait minimnya perhatian Aceh Utara untuk para atlet berprestasi. Bahkan ia juga menyesalkan sikap Aceh Utara. 

“Saya ini asli dari Aceh Utara, bela nama daerah hingga Sea Games dan Olimpiade dan sejumlah kejuaraan dunia. Nihil perhatian dari Aceh Utara sampai sekarang,” katanya.

Diketahui, Nurul juga berhasil meraih beberapa prestasi lainnya di Sea Games Hanoi yakni mengambil medali Perak, perunggu di Turki, dan dua medali perak dan satu perunggu di Kejuaraan Asia di Bahrain. 

Dalam waktu dekat ini, Nurul akan berangkat ke Colombia untuk Pra Kualifikasi Olimpiade 2024. (Kompas)

Share berita ini

dialeksis.com