DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kegiatan ini merupakan rangkaian dari berbagai program yang sedang dijalankan oleh tim Kedaireka-Matching Fund Fakultas Pertanian USK yang terdiri dari Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Agroteknologi, dan Agribisnis, yang berkolaborasi dengan Pemkab Pidie Jaya.
Pembuatan modul ini ditujukan sebagai acuan pelaksanaan program-program selanjutnya yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pidie Jaya yang melibatkan banyak pihak seperti petani, penyuluh, hingga dari kalangan mahasiswa.
Acara tersebut diselenggarakan mulai tanggal 01-05 Oktober 2022 di Banda Aceh. Untuk menyukseskan event tersebut, Kepala Dinas Perindagkop Pidie Jaya turut hadir mewakili Pemkab Pidie Jaya untuk membuka secara resmi kegiatan yang dihadiri oleh 30 peserta yang berasal dari petani kakao Pidie Jaya, penyuluh pertanian Pidie Jaya, mahasiswa, hingga dosen USK.
Ir. Edy Marsudi, M.Si selaku ketua panitia menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan untuk menelurkan 8 modul pelatihan, baik dari segi budidaya dan teknik pasca panen kakao hingga modul magang mahasiswa untuk implementasi kurikulum MBKM.
“Kita berharap dengan tersedianya modul ini akan mempermudah pelaksanaan program-program kita kedepan dan menjadi sumber ilmu bagi kita semua,” ucapnya dalam keterangan persnya yang diterima Dialeksis.com, Selasa (4/10/2022).
Acara berlanjut dengan paparan outline modul oleh masing-masing PIC di hadapan peserta workshop. Kehadiran petani kakao dan penyuluh pertanian dari Pidie Jaya sangat berkontribusi terhadap ketepatan modul yang akan disusun.
Workshop yang dibungkus dalam bentuk FGD menyediakan ruang diskusi yang interaktif antara pemateri dengan peserta. Mereka menyampaikan kondisi riil di lapangan yang kemudian oleh PIC modul bisa dijadikan landasan dalam menyusun modul yang efektif.
Di akhir acara, Prof. Dr. Ir. Sabaruddin Zakaria, M.Agr. Sc selaku koordinator Program Matching Fund Fakultas Pertanian menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah menyediakan waktu, tenaga, dan pikirannya selama acara berlangsung.
“Besar harapan kita bersama agar seluruh rangkaian Program Kedai Reka ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi banyak pihak,” pungkasnya. []
Share berita ini