Kepala DSI Aceh Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Abu Tumin

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, EMK Alidar turut berduka dan merasa kehilangan wafatnya Abu Tumin yang tutup usia pada Selasa (27/9/2022) di Rumah Sakit Umum Daerah dr Fauziah, Kabupaten Bireuen

“Keluarga besar masyarakat Aceh, apalagi keluarga besar dayah merasa sangat kehilangan, sulit untuk menggantikan beliau karena untuk melahirkan ulama besar ini butuh waktu,” kata Alidar kepada Dialeksis.com, Rabu (28/9/2022). 

Alidar mengatakan, sosok Abu Tumin sangat peduli dengan seluruh masyarakat Aceh bahkan dalam suasana sakit pun beliau terus memikirkan tentang keberlangsungan syariat Islam di Aceh. 

“Ketika kami bersilaturrahmi kepada beliau itu sering bertanya dan khawatir akan itu, beliau benar-benar ulama besar yang peduli terhadap masyarakat Aceh,” ungkapnya. 

Tak hanya itu, kata Alidar, di saat berkunjung ke Banda Aceh, Abu Tumin juga bertanya melalui ajudannya bagaimana program untuk pendidikan agama Islam di Aceh. 


“Kesannya beliau selalu peduli untuk kelangsungan lembaga pendidikan Islam di Aceh ini,” jelasnya lagi. 

Alidar berharap, kepada kader-kader ulama Aceh masa depan terus peduli terhadap syariat Islam dan bisa mengikuti jejak Abu Tumin.

Diketahui, Abu Tumin Blang Bladeh merupakan pimpinan Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam Blang Bladeh, Jeumpa, Bireuen. Dayah ini didirikan pada 1890 oleh kakek Abu Tu Min, Teungku H. Imam Hanafiah. Abu Tu Min dikenal sebagai ahli fiqh mazhab Syafii dan ahli thariqat Al-Haddadiyah serta menguasai kitab Syarah Al-Hikam karangan Syeikh ‘Ataillah As-Sakandari. (nor)

Share berita ini

dialeksis.com