DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Konser musik yang akan digelar pada 5 Oktober 2022 ini mendapat banyak penolakan dari pihak.
Menanggapi, Dialeksis.com, Selasa (4/10/2022) sejak 1 Oktober 2022 sudah menghubungi Kapendam IM, Kolonel Arm Joko Setiyo K, M.Si dan tepatnya hari ini Dialeksis.com baru saja mendapat tanggapan terkait konser yang akan dilaksanakan.
Dalam pernyataannya, Kapendam IM mengatakan, dalam menyambut HUT ke 77 dengan tema ‘TNI Adalah Kita’ dari Mabes TNI telah mengeluarkan Direktif untuk melaksanakan rangkaian kegiatan ziarah, donor darah, bakti sosial dalam bentuk pembagian sembako.
“Upacara HUT ke 77 TNI berisikan syukuran, pameran Alutsista, dan panggung hiburan yang dilaksanakan serentak secara nasional diseluruh Indonesia,” ucapnya kepada Dialeksis.com, Selasa (4/10/2022).
Lanjutnya, sesuai arahan dari pusat, kata Kapendam IM, dalam menyelenggarakan rangkaian HUT ke 77 TNI, maka Kodam IM juga menyesuaikan dengan kondisi di Aceh.
Sehingga, katanya, akan dilaksanakan dalam bentuk kegiatan ziarah ke TMP Banda Aceh, donor darah, pembagian tali asih kepada para purnawirawan, pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Upacara HUT ke 77 TNI, pameran alutsista, pengajian bersama Ustadz Das’ad Latif.
“Serta pada tanggal 5 Oktober 2022 mulai pukul 16.30 WIB akan dilaksanakan kegiatan Syukuran dan Do'a Bersama (Sholawat dan Dzikir) yang dilanjutkan tampilan lagu-lagu religi oleh Wali Band,” jelasnya.
Lanjutnya, dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan ini, pihak Kodam IM juga telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan para instansi terkait, termasuk diantaranya adalah Polda Aceh, MPU dan Satpol PP-WH Aceh.
“Dimana saat pelaksanaan acara juga akan ikut dilibatkan dalam memberlakukan aturan syariah yang berlaku khusus di Aceh, seperti pemisahan antara penonton pria dan wanita dan lainnya,” jelasnya.
Dalam hal ini, Kapendam IM menegaskan, bahwa Kodam IM selalu memegang aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku secara nasional serta aturan syariat islam dan qanun yang berlaku khusus di Aceh.
Ia juga menegaskan bahwa Kodam IM juga menghormati para ulama, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Aceh.
“Keluarga besar Kodam IM juga turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ulama kharismatik Abu Tumin. Sebagai bentuk penghormatan terhadap beliau, Kodam sudah menemui pihak keluarga menyampaikan rangkaian kegiatan HUT TNI ini dan pihak keluarga Alm Abu Tumin juga akan diundang untuk turut hadir dalam acara syukuran dan doa bersama,” pungkasnya. [ftr/bna]
Share berita ini