Kadis Pengairan Aceh Ungkap Penyebab Banjir di Aceh Tamiang, Ini Solusinya

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kepala Dinas Pengairan Aceh, Ade Surya mengungkapkan Aceh beberapa waktu mengalami banjir yang cukup parah di beberapa Wilayah.

“Selama ini Aceh banjir, ada dua daerah yang paling berdampak, yakni Aceh Utara dan Aceh Timur,” ujarnya dalam pertemuan Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki bersama awak media di Pendopo Gubernur Aceh, Sabtu (10/12/2022).  

Sejak tahun 2015, katanya, melalui pemerintah pusat yakni Kementerian PUPR sedang membangun waduk Keureuto. 

Dia mengungkapkan, dengan adanya Waduk tersebut paling tidak bisa mengurangi dampak banjir.

“Memang permasalahan di waduk Keureuto ini yakni di pengadaan tanah. Tapi, pemerintah Aceh sudah beberapa kali menjadi fasilitator untuk mempercepat pembebasan tanah di waduk tersebut,” ujarnya. 


Kemudian, kata Ade, di Aceh Tamiang banjir itu terjadi juga sudah lama. Dia mengakui kapasitas sungai di wilayah tersebut memang tidak cukup untuk menampung debit air lagi apalagi ketika menghadapi banjir.

“Sebelumnya, saya sudah bertemu dengan Bupati Aceh Tamiang termasuk camat atau datok disana, kita sudah menawarkan solusi, insya Allah di tahun 2023, kita akan melakukan studi disana yakni studi pembebasan lahan dan pembangunan kontruksi atau pembuatan tanggul kiri kanan dengan lebar lebih kirang 300 meter,” katanya. 

Dia menjelaskan, untuk menghadapi banjir di Tamiang dibutuhkan pembuatan tanggul kiri kanan dengan lebar kurang lebih 300 meter. Saat ini, katanya, hanya ada 100-120 meter.

“Jika itu tidak bisa bisa dicapai, maka akan sulit sekali menghadapi banjir di Aceh Tamiang,” pungkasnya. [ftr/bna]

Share berita ini

dialeksis.com