DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pengurus Ikatan Pemuda Pelajar Aceh Timur (IPPAT) resmi dilantik oleh Pj Bupati Aceh Timur, Ir. Mahyuddin, M.Si di Anjong Mon Mata, Banda Aceh pada Sabtu (3/9) lalu.
Diketahui dalam pelantikan tersebut, turut hadir Ketua Dewan Penasehat IPPAT, Prof. Dr. Samsul Rizal, M.Eng, Ipu, Staf Ahli Gubernur Bidang Keistemewaan Aceh Sumbe Daya Manusia dan Hubungan Kerjasama, Ir, Iskandar Syukri, MM, MT,
Kemudian, Marhaban Makam Anggota DPRA, Rektor STAI Tengku Chik Pante Kulu Tgk Jamaluddin, MA, para Ketua IPPAT masa sebelumnya dan beberapa Tokoh Masyarakat Aceh Timur serta OKP dan Ormawa kampus.
Ir Mahyuddin mengucapkan selamat kepada pengurus IPPAT yang baru dilantik. "Diharapkan IPPAT dapat terus bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan terus mebangun Kabupaten Aceh Timur agar bisa menjadi lebih baik kedepannya," ujarnya.
"Kita harapkan juga segenap keluarga IPPAT juga dapat terus berperan aktif dalam menyumbangkan ide, pikiran, dan tenaganya untuk membangun Aceh Timur," tambahnya.
Pj Bupati Aceh Timur menyatakan siap mendukung IPPAT sebagai wadah pemuda pelajar dan mahasiswa Aceh Timur yang ada di Banda Aceh.
Kunjungan Pj Bupati Aceh Timur ke asrama mahasiwa Aceh Timur yang berada di Banda Aceh. [Foto: For Dialeksis]
Ketua Umum IPPAT Mukhlissina ketika diwawancara Dialeksis.com, Selasa (6/9) menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah Aceh Timur. Ia berharap agar pemerintah Aceh Timur dapat memperbaiki dan membangun kembali asrama Aceh Timur yang kapasitasnya semakin terbatas, karena antusiasme mahasiswa/i yang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di Banda Aceh.
"Kami sangat berharap Pemerintah Aceh Timur dapat memperbaiki atau membangun kembali Asrama, kapasitas asrama saat ini semakin terbatas, ini dikarenakan meningkatnya antusiasme mahasiswa/i untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi," harapnya.
Dirinya juga menyampaikan, agar pemerintah Aceh Timur agar dapat terus melibatkan IPPAT dalam pengambilan kebijakan, dan agar terus mendukung kepengurusan IPPAT terhadap pembangunan di Aceh Timur. "Kita juga berharap Pj Bupati Aceh Timur agar terus melibatkan IPPAT dalam hal mengambil kebijakan untuk membangun Aceh Timur," ucapnya.
Suryadi, S.Pd selaku Demisioner mengatakan, kepengurusan periode 2022-2024 harus menjalankan kewajiban IPPAT sebagai wadah untuk mahasiswa Aceh Timur yang berada di Banda Aceh.
"Kemudian, harus turut mengawal pemerintahan serta selalu menyuarakan kepentingan masyarakat," ujarnya ketika diwawancara Dialeksis.com.
"IPPAT harus semakin maju, oleh karena itu kepengurusan saat ini harus semakin aktif, dan terus memberikan ide-ide luar biasanya untuk membangun Aceh Timur," pungkasnya. [ftr]
Share berita ini