Ini keunggulan Pesawat N219

Dialeksis.com | Pemerintah Aceh  telah menandatangani kerangka kerja sama bidang kedirgantaraan dengan PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI), termasuk di antaranya pengadaan pesawat N219 atau dikenal dengan sebutan Nurtanio pada  pembukaan Singapore Airshow 2018, Rabu 7 Februari 2018 lalu.

Pesawat penumpang berkapasitas penumpang 19 orang ini diproyeksikan untuk digunakan di daerah-daerah terpencil. Lantas apa saja keunggulan dari Pesawat yang  mengusung sepasang engine Pratt and Whitney PT6A-52 dengan kemampuan 850 shp dan daya jelajahnya mencapai 1580 NM dengan kecepatan maksimum 213 knots ini?

Berikut keunggulan Pesawat N219 yang dikutip dari berbagai sumber:


1. Teknologi Avionik Mutakhir

Menggunakan teknologi avionik yang lebih modern dan banyak digunakan di pasaran yakni Garmin G-1000 dengan Flight Management System yang di dalamnya sudah terdapat Global Positioning System (GPS), sistem Autopilot dan Terrain Awareness and Warning System.


2. Handal untuk landasan pendek


Pesawat N219 didesain sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah perintis, sehingga memiliki kemampuan short take of landing dan mudah dioperasikan di daerah terpencil, bisa self starting tanpa bantuan ground support unit.


3. Biaya operasional lebih murah



Menggunakan teknologi yang sudah banyak ditemui di pasaran atau menggunakan common technology sehingga harga pesawat bisa lebih murah dengan biaya operasi dan pemeliharaan yang rendah.



4. Kabin luas



Memiliki kabin terluas di kelasnya dan serbaguna untuk berbagai macam kebutuhan, seperti pengangkut barang, evakuasi medis, pengangkut penumpang bahkan pengangkut pasukan.


5. Mengadopsi Multihop Capability Fuel Tank


Dengan teknologi ini pesawat tidak perlu mengisi ulang bahan bakar untuk melanjutkan penerbangan ke rute berikutnya.


6. Kecepatan maksimum 210 knot


Pesawat N219 memiliki kecapatan (speed) maksimum mencapai 210 knot dan kecepatan terendah 59 knot, artinya kecepatan cukup rendah namun pesawat masih bisa terkontrol, ini sangat penting terutama saat memasuki wilayah yang bertebing-tebing, di antara pegunungan-pegunungan yang membutuhkan pesawat dengan kemampuan manuver dan kecepatan rendah.


7. Visualisasi 3D


Pesawat N219 juga dilengkapi dengan Terrain Awareness and Warning System, seperangkat alat yang bisa mendeteksi bahwa pesawat ini sedang menuju kepada atau mendekati wilayah perbukitan, sistem pesawat akan memberikan tanda, visualisasi secara 3 Dimensi (3D) sehingga pilot bisa melihat secara langsung kondisi perbukitan yang akan dilaluinya.


8. Nose landing dan main landing gear

Pesawat N219 memiliki nose landing gear dan main landing gear tetap atau tidak dapat dimasukan ke dalam pesawat saat terbang sehingga akan memudahkan pesawat melakukan pendaratan di landasan yang tidak beraspal bahkan berbatu serta akan mengurangi biaya pemeliharaan. (dbs/ris)



Infografis: tandaseru.id






Share berita ini

dialeksis.com