DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka Kegiatan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Banda Aceh Academy (BAA) di Aula Mawardy Nurdin, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh, Sekretaris Daerah, para asisten, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa investasi terbaik yang dapat dilakukan sebuah pemerintah bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya ASN sebagai penggerak utama pemerintahan dan pelayanan publik.
“ASN merupakan pemeran utama dari jalannya roda pemerintahan. Mereka adalah ujung tombak pelayanan publik di Kota Banda Aceh. Karena itu, investasi terbaik sebuah pemerintah bukan sekadar bagaimana membangun gedung-gedung besar, tetapi bagaimana kita membangun kualitas ASN itu sendiri,” ujar Illiza.
Menurutnya, kehadiran Banda Aceh Academy merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendukung peningkatan kompetensi ASN secara berkelanjutan. Melalui BAA, ASN didorong untuk terus mengembangkan kapasitas agar mampu menjawab tantangan birokrasi yang semakin dinamis dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Pengembangan ASN melalui BAA adalah bagaimana memperkuat kepemimpinan, memperkuat tata kelola melalui data yang terintegrasi, kemudian membangun komunikasi profesional menuju aparatur negara yang benar-benar berkarakter, adaptif, dan unggul,”kata Illiza.
Pada pelaksanaan perdananya, Banda Aceh Academy menghadirkan tiga program pelatihan yang akan berlangsung sepanjang Juli 2026, yakni Pelatihan Kepemimpinan dan Karakter Kepala Sekolah pada 16-17 Juli, Pelatihan Pengelolaan dan Integrasi Data OPD melalui Portal Satu Data pada 21-22 Juli, serta Pelatihan Public Speaking dan Teknik Presentasi pada 28-29 Juli. [z]
Share berita ini