Hendra Saputra Apresiasi Instruksi Kapolri Hilangkan Stigma Mencari-cari Kesalahan

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi kepada jajarannya terkait perbaikan Kepolisian, diantaranya tentang rasa keadilan dan menghilangkan stigma mencari-cari kesalahan yang dapat memunculkan persepsi negatif.  

“Kepada teman-teman khususnya yang bertugas di bidang penegakkan hukum, arahan pak presiden sudah jelas terkait dengan masalah kondisi wilayah dan beliau mendorong bagaimana supaya UMKM bisa berjalan, serta produk dalam negeri ini bisa bertumbuh,” kata Kapolri pada akun YouTube pribadinya yang dikutip Dialeksis.com, Selasa (1/11/2022).  

Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Lembaga Studi Demokrasi dan Perdamaian, Hendra Saputra mengatakan, tindak lanjut oleh Kapolri terkait upaya mendorong bersih-bersih di dalam Internal Kepolisian patut diapresiasi.

“Ini merupakan wujud dari reformasi sektor keamanan agar internal kepolisian semakin bersih dari upaya praktik-praktik korupsi,” katanya kepada Dialeksis.com, Selasa (1/11/2022). 

Lanjutnya, ia mengatakan, menghilangkan Stigma Mencari-cari Kesalahan ini salah satu cara untuk mengembalikan kepercayaan publik terutama dalam meningkat kinerja kepolisian.


“Karena ada dulu ada istilah yang sangat populer ‘Kalau kita lapor hilang satu ayam ke Kepolisian, maka akan habis satu ekor sapi’, praktik seperti yang seharusnya dihilangkan,” katanya. 

Kemudian, budaya-budaya kekerasan, budaya-budaya penegakan hukum secara tebang pilih, tentunya mendorong proses penyelidikan yang transparan itu juga sangat penting didorong dan berantas.

“Karena menurut catatan kita, ada beberapa kasus proses penanganannya hingga saat ini masih sangat lambat, bahkan ada yang belum ditindaklanjuti,” katanya. 

Kemudian, Hendra mengatakan, budaya untuk mendapatkan jabatan. “Di Kepolisian itu butuh modal yang sangat besar, misalnya dari seorang Bintara menjadi Perwira itu juga butuh sekolah, dan disekolah itu kadang-kadang butuh biaya-biaya yang berpeluang terjadi tindak pidana korupsi dan disini yang sangat penting harus diperbaiki dalam kepolisian terutama dalam proses rekrutmen,” tukasnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, supaya kerja-kerja kepolisian kedepannya akan lebih baik. “Polisi harus aktif dalam partisipasi pemantauan dan pengawasan,” pungkasnya. [ftr/bna]

Share berita ini

dialeksis.com