DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengajak kaum milenial untuk memperkuat syariat Islam melalui media sosial (Medsos).
Hal ini dimaksud agar penyebaran informasi mengenai syiar Islam lebih cepat menyebar dan meluas. “Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara baik, agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” katanya seperti dilansir dari Antaranews.com, Rabu (28/9/2022).
Ia menyampaikan, Banda Aceh mengalami bonus demografi, dimana jumlah usia produktif melebihi angka 60 persen dari total penduduk Banda Aceh sekitar 252 ribu jiwa.
Dirinya juga menyampaikan agar kaum milenial juga harus mempersiapkan diri sebagai penyambung estafet kepemimpinan.
“Zaman terus berubah, waktu terus berganti, teknologi informasi semakin berkembang sangat cepat, maka kaum milenial harus mempersiapkan diri,” ujarnya.
Lanjutnya, pendekatan dakwah terhadap generasi milenial perlu dilakukan melalui pemanfaatan media komunikasi dan teknologi.
Menurutnya, potensi anak muda milenial sangatlah besar, dan ini harus digunakan untuk hal-hal positif agar tidak terjerumus pada narkoba, pergaulan bebas dan tindakan kriminal lainnya.
Farid mengharapkan generasi milenial perlu menyiarkan dakwah islam dan penerapan syariat islam di Aceh kepada sesama generasi dan dunia luar melalui pemanfaatan sarana IT dan Media Sosial.
“Dengan kemajuan teknologi yang dimiliki dunia saat ini milenial Islam bisa aktif dan kreatif membuat konten dakwah Islam yang menarik dan mudah dipahami,” pungkasnya. (Antara)
Share berita ini