Ditengah Pemulihan Ekonomi Nasional, Kadin Minta Pemerintah Tak Persulit Impor

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berharap kebijakan pemerintah tidak mempersulit kegiatan impor pelaku usaha ditengah pemulihan ekonomi nasional

Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan, pemulihan ekonomi di dalam negeri saat ini salah satunya dipengaruhioleh ekspor dan impor, jika terganggu maka kegiatan ekspor akan ikut terdampak juga.

Menurutnya, meski dari sisi kebijakan ridak dipersulit, ganguan impor masih bisa terjadi pada saat implementasinya dilapanga, oleh karenanya kedepan pemerintah Indonesia dapat mengatur kegiatan impor dengan baik.

Arsjad melihat jika kegiatan impor bisa diatur dengan baik, maka Indonesia bisa menjadi raja di mareket sendiri. Tidak seperti sekarang, dimana masih banyak ipor ilegal yang lolos di pasaran dan menganggu industri dalam negeri. 


“Kita berharap keguatan impor bisa dijaga dengan baik dan ganguan dihilangkan, maka proses pemulihan eknomi bisa terus berjalan semakin kuat. Bahkan pemutusan hubungan kerja (PHK) dapat dimitigasi,” ujarnya.

Tahun 2022, Kadin Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi masih bisa tercapai di atas 5 persen. Sedangkan pertumbuhan di 2023 akan ditentukan oleh kebijakan pemerintah dan kondisi global ke depannya. (CNN Indonesia)

Share berita ini

dialeksis.com