Direktur JSI Sebut Dibutuhkan Masinis Handal Untuk Bangun BAS

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Masa jabatan Haizir Sulaiman sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh Syariah (BAS) resmi akan berakhir pada Sabtu (8/10/2022).

Sampai dengan Jumat (7/10/2022), masih belum diketahui apakah masa jabatannya akan diperpanjang atau akan digantikan oleh Pelaksana Tugas Harian (Plh) Dirut. 

Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Jaringan Survei Inisiatif, Ratnalia Indriasari mengatakan, BAS butuh masinis yang handal untuk membangun BAS kedepan yang tidak hanya indah sekedar dengan pencapaian angka-angka.

“Namun kehadirannya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat seperti pembangunan UKM dan respon lingkungan sosial. Hal ini penting untuk menjaga Bank ini agar terus Sustainable dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ujarnya kepada Dialeksis.com, Sabtu (8/10/2022). 

Menurutnya, guna keberlangsungan tersebut dibutuhkan sistem kaderisasi yang akuntabel dan sistem persaingan terbuka. “Disamping untuk misi menjadikan bank terkemuka di kancah nasional yang tentunya dengan membawa BAS menjadi bank Devisa yang siap bersaing dengan bank-bank besar lainnya,” sebutnya.


Lanjutnya, tentunya juga akan memberikan kemudahan bagi pebisnis lokal untuk mengakses layanan perbankan transaksi perdagangan Internasional di tengah saat ini jumlah operasional bank yang terbatas di Aceh. 

“Mengingat misi besar tersebut, dibutuhkan sosok yang energik, kreatif serta bijaksana yang bisa menempatkan kepentingan perusahaan/organisasi diatas kepentingan pribadi atau sejumlah pihak,” pungkasnya. [ftr/bna]

Share berita ini

dialeksis.com