DIALEKSIS.COM | Langsa - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Langsa menilai Pj Walikota Langsa tak cakap dalam membangun Kota Langsa jauh lebih dari masa kepemimpinan sebelumnya.
Hal itu diungkapkan oleh Amiruddin selaku ketua HMI Cabang Kota Langsa, Amiruddin kepada Dialeksis.com, Kamis (24/11/2022) melalui pesan Whatsapp.
“HMI Cabang Kota Langsa menilai PJ Walikota tidak memiliki tanggung jawab moral terhadap pembangunan Kota Langsa, mungkin dikarenakan tidak dipilih langsung oleh masyarakat Kota Langsa,” katanya.
Lanjutnya, dia mengatakan, selama 3 bulan Pj Walikota Langsa memimpin, Kota langsa semakin menurun yang nampak dari berbagai sektor.
“Penegakan syariat islam semakin buruk, sehingga maraknya berkeliaran waria di malam hari di sekitaran Kota Langsa,” ujarnya.
Kemudian, dia mengungkapkan, hubungan yang tidak harmonis antara Legislatif dan eksekutif. “Buruknya tata ruang Kota Langsa, dapat dilihat dalam beberapa jam saja hujan mengguyur Kota Langsa khususnya di kawasan lapangan merdeka langsung adanya genangan air hingga menyebabkan banjir di sekitarnya,” ucapnya.
Amir juga mengatakan, kebersihan Kota Langsa juga semakin buruk, hampir setiap sudut banyak tumpukan sampah. “Bahkan Pj Walikota juga tidak mampu membangun ekonomi kerakyatan di sektor UMKM,” katanya.
Amir sedikit bernostalgia ketika Umara memimpin Kota Langsa, Walikota menjadi sandaran masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan selalu menerima kehadiran rakyatnya. “Namun sejak Said Mahdum ditunjuk sebagai Pj Walikota Langsa, terlihat sangat menutup diri,” ungkapnya.
Oleh karenanya, dia menilai Said Mahdum saat ini gagal dalam memimpin Kota Langsa. “Mendagri harus mengambil sikap, segera copot Pj Walikota Langsa dan menggantikan dengan yang lebih visioner dan paham arah pembangunan nasional,” tegasnya.
Dia mengatakan, suatu daerah akan maju jika pembangunan daerah selaras dengan visi-misi Presiden RI dan Wakil Presiden RI. “Kota Langsa harus dipimpin oleh orang visioner,” pungkasnya. [ftr/bna]
Share berita ini