Diduga Terlibat Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur, ASN Pemkab Bireuen Menghilang

DIALEKSIS.COM | Aceh - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen berinisial AW dilaporkan ke unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bireuen oleh orang tua, sebut saja namanya Bunga (Bukan Nama Asli_red).

ASN Pemkab Bireuen yang bertugas di Kantor Camat Makmur tersebut dilaporkan oleh orang tua Bunga berkaitan dengan dugaan kasus pencabulan anak di bawah umur.

Orang tua Bunga kepada Dialeksis.com membenarkan bahwa ia telah membuat laporan ke Polisi terkait dugaan pencabulan yang dilakukan AW terhadap anaknya. 

Surat tanda terima laporan polisi Nomor: STTLP/189/Vlll/2022/SPKT/POLRES BIREUEN/POLDA ACEH, Tanggal 27 Agustus 2022.

"Kita meminta terduga pelaku harus segera diperiksa. Jangan sampai ada celah untuk bisa melarikan diri. Laporan pun sudah mencapai 12 hari," kata orang tua Bunga kepada Dialeksis.com, Rabu (7/9/2022).


AW Menghilang dan Ambil Kredit Bank 

Camat Kecamatan Makmur Mukhsen SAg saat ditanyai Dialeksis.com menjelaskan bahwa AW memang benar ASN yang bertugas di kantor Camat Makmur.

"Yang bersangkutan sudah lama tidak masuk kantor tanpa surat pemberitahuan apapun. Saya hubungi melalui HP tidak aktif," kata Camat Makmur.

Terkait informasi AW baru saja mengambil uang kredit bank, Mukhsen membenarkan bahwa ia ikut menandatangani surat persertujuan pengambilan uang di bank sebanyak Rp 200 juta. 

"Saya tidak mengetahui bahwa beliau sedang bermasalah. Makanya saya tandatangani persetujuan ambil uang di bank," kata Mukhsen.

Informasi yang diperoleh Dialeksis.com, AW sudah melarikan diri. Sebelumnya, keluarga AW sudah mendatangi orang tua Bunga. AW mempunyai ikatan keluarga dengan Bunga dari ikatan isteri AW.

Kedatangan keluarga AW meminta perkara ini dicabut. Dijanjikan uang Rp 300 juta. Namun tawaran tersebut ditolak oleh keluarga Bunga.

Setelah tawaran berdamai ditolak, akhirnya AW pun menghilang entah kemana.

"Keluarga AW sempat datangi rumah kami. Mau ajak berdamai dijanjikan uang 300 juta, tetapi saya tetap tidak mau mencabut laporan," demikian kata orang tua Bunga.

Dialeksis.com sudah berusaha menghubungi AW melalui nomor pribadinya, Namun hingga berita ini diunggah Dialeksis.com belum tersambung dengan AW. [FAJ]

Share berita ini

dialeksis.com