DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Partai Demokrat Aceh melaunching pembukaan pendaftaran Bakal Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK).
Launching acara ini berlangsung di kantor Demokrat Aceh yang diikuti oleh para Kader Demokrat Di seluruh Aceh. Kegiatan ini diawali dengan shalawat Badar/zikir yang dipimpin oleh Ustadz Zul Arafah dan disambung dengan santunan anak yatim.
Dzikir bersama dalam kegiatan launching pembukaan pendaftaran Bakal Calon Legislatif. [Foto: Dialeksis/ftr]
Acara ini dihadiri oleh Ketua Demokrat Aceh beserta jajarannya, Ketua DPC Demokrat Kab/Kota serta kader Demokrat Aceh yang ada di seluruh Aceh. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan sederhana yang penuh dengan kekompakan dan penuh keharmonisan.
Muzakkar A Gani selaku Ketua Panitia kegiatan ini mengatakan, bahwa di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang ada diseluruh Indonesia mengadakan launching awal pendaftaran Calon Legislatif (Caleg).
“Kegiatan ini untuk menerima pendaftaran Caleg terbuka mau dari Kader Internal maupun Eksternal,” sebutnya kepada Dialeksis.com, Rabu (5/10/2022) ketika diwawancara usai launching pembukaan pendaftaran Bakal Calon Legislatif Partai Demokrat, di Kantor Demokrat Provinsi Aceh, Rabu (5/10/2022).
Lanjutnya, dia mengatakan, hal yang memang sangat diperhatikan adalah ketika sedang melakukan seleksi-seleksi terhadap Caleg yang mendaftar yang tentu berkualitas dan mempunyai semangat untuk membesarkan Partai Demokrat Aceh dan tentu saja mempunyai elektabilitas di masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan launching ini nanti ada sebagian besar dari masyarakat, baik dari Kader internal atau eksternal bisa satu-persatu melakukan pendaftaran dimulai hari ini 5 Oktober hingga 5 Desember,” jelasnya.
“Tentu saja syaratnya sudah ada petunjuk organisasi dari DPP, dan teruntuk Aceh memiliki spesifikasi Aceh bahwa akan melakukan test tentang sedikit banyaknya membaca Al-Quran, jadi sehingga ketika jadi Caleg ketika pihak KIP tidak lagi gagal lagi disana. Dan ini menjadi syarat yang sangat penting,” pungkasnya. [ftr/bna]
Share berita ini